Prabowo Lantik Pejabat Pemerintahan, Pimpinan Lembaga, dan 10 Duta Besar
2026-07-18 17:07 WIB · aindari · 👁 761 dibaca

Presiden Prabowo Subianto mengisi sejumlah posisi strategis di pemerintahan dan perwakilan RI di luar negeri melalui pelantikan di Istana Negara pada 8 Oktober 2025.
Presiden Prabowo Subianto melantik 25 pejabat negara dan 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025. Pelantikan tersebut mencakup jabatan di kabinet, pemerintahan daerah Papua, lembaga negara, badan pengaturan, komite khusus Papua, serta perwakilan diplomatik Indonesia di sejumlah negara.
Dua posisi wakil menteri diisi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 32/M Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih 2024-2029. Akhmad Wiyagus dilantik sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri, sementara Benyamin Paulus Octavianus menjadi Wakil Menteri Kesehatan. Pada hari yang sama, Mathius Fakhiri dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen juga dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua untuk periode 2025-2030.
Di sektor pengaturan badan usaha milik negara, Presiden menunjuk Dony Oskaria sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN melalui Keputusan Presiden Nomor 109/P Tahun 2025. Dua posisi wakil kepala badan tersebut ditempati Aminudin Ma’ruf dan Teddy Barata. Pengisian jabatan ini menjadi bagian dari penempatan pejabat pada lembaga yang menangani pengaturan BUMN.
Pelantikan juga menyasar Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 111/P Tahun 2025. Anggito Abimanyu menjabat ketua merangkap anggota, sedangkan Farid Azhar Nasution menjadi wakil ketua merangkap anggota. Empat anggota lain yang dilantik ialah Doddy Zulverdi, Ferdinan Dwikaroja Purba, Suminto, dan Aida S. Budiman.
Untuk agenda percepatan pembangunan otonomi khusus Papua, Presiden mengangkat jajaran Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua melalui Keputusan Presiden Nomor 110/P Tahun 2025. Velix Vernando Wanggai ditetapkan sebagai ketua. Anggotanya terdiri atas John Wempi Wetipo, Ignatius Yogo Triyono, Paulus Waterpauw, Ribka Haluk, Ali Hamdan Bogra, Gracia Josaphat Jobel Mambrasar, Yani, John Gluba Gepze, dan Johnson Estrella Sihasale. Selain itu, Keputusan Presiden Nomor 33/M Tahun 2025 menjadi dasar pengangkatan dua Asisten Khusus Presiden, yakni Dirgayuza Setiawan untuk bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan serta Agung Gumilar Saputra untuk bidang Analisa Data Strategis.
Pada bidang diplomasi, 10 Duta Besar RI dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 112/P Tahun 2025. Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo ditempatkan untuk Malaysia, Hotmangaradja Pandjaitan untuk Singapura, Kuncoro Giri Waseso untuk Mesir, Syahda Guruh Langkah Samudera untuk Qatar, Berlian Helmy untuk Azerbaijan, Andy Rachmianto untuk Belgia merangkap Luksemburg dan Uni Eropa, Listyowati untuk Bangladesh dan Nepal, Adam Mulawarman Tugio untuk Vietnam, Laurentius Amrih Jinangkung untuk Belanda, serta Lukman Hakim Siregar untuk Suriah.
Tag: Prabowo Subianto, pelantikan pejabat, duta besar, Papua, LPS