Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Ekonomi

KBRI Yaounde Menargetkan Potensi Transaksi US$19,5 Juta di TEI 2026

2026-10-14 06:05 WIB · aindari · 👁 542 dibaca

Delegasi bisnis dari Afrika Tengah akan dipertemukan dengan pelaku usaha Indonesia dalam forum perdagangan yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde membidik potensi transaksi senilai 19,5 juta dolar AS atau sekitar Rp349,81 miliar dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Target tersebut menyamai nilai potensi transaksi yang dibidik pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, ketika operasional KBRI Yaounde masih tergolong baru dan baru berjalan sekitar tiga tahun.

Duta Besar RI untuk Kamerun Agung Cahaya Sumirat menyampaikan target itu dalam press briefing di Jakarta, Selasa. Ia mengatakan angka tersebut merupakan sasaran minimal karena perhitungan akhir transaksi belum dapat dipastikan. KBRI Yaounde memfasilitasi kedatangan 81 delegasi bisnis dari Kamerun dan sejumlah negara lain di kawasan Afrika Tengah.

Wilayah kerja KBRI Yaounde tidak terbatas pada Kamerun. Perwakilan diplomatik tersebut juga menangani hubungan Indonesia dengan Chad, Guinea Ekuatorial, Gabon, Kongo, dan Republik Afrika Tengah. KBRI menyatakan terbuka untuk membangun kerja sama dengan pemerintah maupun pelaku usaha di negara-negara tersebut.

Agung memperkirakan empat nota kesepahaman berpeluang ditandatangani dalam TEI 2026. Rencana kerja sama itu terutama berada di bidang pertanian dan pupuk, termasuk pupuk organik serta anorganik. Menurut dia, peluang di sektor pupuk cukup besar karena Kamerun menghadapi kekurangan pasokan komoditas tersebut.

Peluang lain berada pada sektor transportasi. Bidang yang dinilai memiliki prospek mencakup perkeretaapian, suku cadang kendaraan, dan perkapalan. KBRI Yaounde berencana menghubungi PT PAL Indonesia (Persero) dan perusahaan perkapalan swasta nasional untuk menindaklanjuti kebutuhan transportasi laut dan sungai di Kamerun, yang memiliki sejumlah sungai berukuran besar.

Pembahasan kerja sama akan berlanjut melalui forum bisnis dan agenda business matching di Tangerang Selatan serta Business Forum Indonesia hingga 24 Oktober. Empat calon nota kesepahaman yang ada disebut telah mencapai tingkat kesiapan sekitar 80 persen, tetapi jumlahnya masih dapat bertambah selama proses pertemuan bisnis berlangsung.

TEI 2026 dijadwalkan digelar pada 14-18 Oktober di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten. Data Kementerian Perdagangan mencatat ekspor Indonesia ke negara-negara yang berada dalam cakupan KBRI Yaounde pada Januari-Agustus 2026, yakni Kongo sebesar 106,9 dolar AS atau Rp1,92 triliun, Kamerun 29,2 juta dolar AS atau Rp523,82 miliar, Guinea Ekuatorial 13,9 juta dolar AS atau Rp249,35 miliar, Gabon 11,4 juta dolar AS atau Rp204,50 miliar, Chad 8,8 juta dolar AS atau Rp157,86 miliar, dan Republik Afrika Tengah 1,7 juta dolar AS atau Rp30,49 miliar.

Tag: Trade Expo Indonesia, KBRI Yaounde, Afrika Tengah, perdagangan, ekspor