Iran Nilai Tuduhan Trump soal Ancaman terhadap Kota-Kota AS Tak Berdasar
2026-10-14 17:03 WIB · aindari · 👁 950 dibaca

Teheran menyebut pernyataan Donald Trump tentang kemungkinan serangan terhadap Los Angeles dan San Diego sebagai retorika politik, sambil menegaskan kemampuan rudalnya.
Pemerintah Iran membantah tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai kemungkinan serangan terhadap sejumlah kota di negara itu. Teheran menilai pernyataan tersebut tidak memiliki dasar nyata dan lebih berkaitan dengan kebutuhan kampanye politik daripada ancaman yang benar-benar akan terjadi.
Penolakan itu disampaikan Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali dalam wawancara dengan kantor berita TASS yang diterbitkan pada Rabu. Ia mengatakan kebijakan militer Iran berlandaskan pertahanan dan pencegahan, dengan arahan yang disebutnya jelas serta bertanggung jawab. Menurut Jalali, Iran tidak pernah menjadi pihak yang memulai perang.
Meski membantah rencana serangan, Jalali tidak menutupi kemampuan militer negaranya. Ia menyatakan kapasitas dan kekuatan rudal Iran merupakan hal yang tidak dapat diabaikan serta memiliki daya gentar besar. Pernyataan tersebut menempatkan kemampuan rudal Iran sebagai instrumen pertahanan, bukan bukti adanya rencana untuk menyerang kota-kota di Amerika Serikat.
Jalali juga menuduh Trump berusaha menghindari tanggung jawab politik selama masa kampanye. Menurut dia, Presiden AS itu dapat memanfaatkan kekhawatiran terhadap kemampuan rudal Iran sebagai alasan untuk menghadapi persoalan politik domestik dan menyerang lawan dari Partai Demokrat di California. Tuduhan tersebut disampaikan tanpa rincian tambahan dalam materi yang dikutip.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei sebelumnya menyampaikan kritik melalui platform X. Ia menilai pemerintah Amerika menciptakan gambaran tentang musuh dari luar angkasa untuk menakut-nakuti rakyat dan mengalihkan perhatian dari ancaman yang dianggapnya lebih nyata. Baqaei menyebut Los Angeles dan San Diego sebagai kota yang dikaitkan dengan pernyataan Trump.
Baqaei juga mengecam pernyataan Trump yang menggambarkan kehancuran dua kota itu sebagai pengorbanan kecil yang harus diterima. Menurut dia, narasi tersebut mencerminkan politik berbasis ketakutan: masyarakat dibuat cemas oleh ancaman yang digambarkan, sementara perhatian mereka dialihkan dari dampak perang ilegal yang disebut Iran telah dilakukan Amerika Serikat terhadap dunia. Pernyataan Teheran berpotensi memperbesar ketegangan retoris antara kedua negara, tetapi materi sumber tidak memuat laporan mengenai serangan atau perubahan kebijakan militer sebagai akibat langsung dari polemik tersebut.
Tag: Iran, Donald Trump, Amerika Serikat, rudal, politik internasional