Model Baru Ungkap Pencairan Gletser Thwaites Bisa Gandakan Kontribusi Kenaikan Laut
2026-10-17 23:00 WIB · aindari
Simulasi terbaru menunjukkan Thwaites berpotensi menambah kenaikan muka laut global hingga 30 milimeter pada 2100 akibat rembesan air laut hangat di bawah lapisan es.
Gletser Thwaites di Antartika Barat kehilangan es lebih cepat daripada perkiraan model sebelumnya. Studi yang terbit pekan ini di jurnal Nature Communications memperkirakan gletser tersebut dapat menyumbang kenaikan muka laut global hingga 30 milimeter atau 1,2 inci pada 2100. Angka itu dua kali lipat dibandingkan proyeksi lama yang mencapai sekitar 15 milimeter atau 0,6 inci.
Perkiraan terbaru itu tetap berlaku tanpa tambahan pemanasan di luar kondisi yang telah terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Peneliti menemukan bahwa air laut hangat dapat bergerak beberapa kilometer ke bawah gletser melalui wilayah pertemuan antara es dan laut. Air tersebut mencairkan bagian bawah lapisan es dan mempercepat berkurangnya massa Thwaites.
Penelitian berfokus pada zona landasan, yaitu area tempat es yang sebelumnya menempel pada batuan mulai mengapung di atas laut. Model lama cenderung menganggap garis peralihan itu tidak berubah. Dalam simulasi baru, pasang surut mengangkat dan menurunkan es berulang kali. Gerakan tersebut membuka jalur bagi air hangat untuk masuk lebih jauh ke bagian bawah gletser.
Mattia Poinelli, ilmuwan proyek di University of California, Los Angeles, sekaligus penulis utama studi, menjelaskan bahwa mekanisme itu disebut pemompaan pasang surut. Proses tersebut memungkinkan air hangat mencapai wilayah es yang lebih dalam dan menimbulkan pencairan yang lebih kuat daripada perkiraan sebelumnya.
Thwaites memiliki luas sekitar 192.000 kilometer persegi, setara dengan luas Senegal dan lebih besar daripada Florida. Gletser ini merupakan bagian dari Lapisan Es Antartika Barat dan bersama Gletser Pine Island berperan menahan aliran es dari daratan menuju laut. Sejak 2000, Thwaites telah kehilangan lebih dari 1 triliun ton es. Laju kehilangan saat ini diperkirakan sekitar 50 miliar ton per tahun, sementara kontribusinya terhadap kenaikan muka laut global telah mencapai sekitar 4 persen.
Simulasi yang sejalan dengan pengamatan terbaru memperkirakan peluang sekitar 60 persen bagi Thwaites untuk kehilangan kontak dengan Punggung Mouginot, struktur bawah laut yang membantu menahan geraknya, pada 2100. Peristiwa itu bahkan berpotensi terjadi sejak akhir 2030-an. Jika berlangsung, kemunduran gletser dapat semakin cepat dan meningkatkan risiko kenaikan muka laut serta banjir bagi masyarakat pesisir. Para ilmuwan telah mengawasi Thwaites sejak 1980-an, ketika kemunduran es di kawasan tersebut mulai terdeteksi. Pemanasan laut yang berkaitan dengan emisi bahan bakar fosil dinilai memperbesar tekanan terhadap gletser.
Tag: Gletser Thwaites, Antartika, Kenaikan muka laut, Perubahan iklim, Sains