CropWatch AIRCAS Diganjar FAO atas Inovasi Pemantauan Tanaman Global
2026-10-18 17:02 WIB · aindari
Platform berbasis cloud tersebut membantu lebih dari 40 negara dan kawasan memantau kondisi tanaman serta menyusun kebijakan ketahanan pangan berbasis data.
Institut Penelitian Informasi Kedirgantaraan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (AIRCAS) menerima FAO Achievement Award dari Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO). Penghargaan itu diberikan atas pengembangan CropWatch, platform layanan berbasis cloud untuk memantau tanaman pertanian dalam skala global. Penyerahan berlangsung pada Jumat (16/10), dalam penutupan Forum Pangan Dunia di Roma, Italia.
CropWatch dikembangkan oleh tim yang dipimpin peneliti AIRCAS, Wu Bingfang. Menurut tim tersebut, platform ini telah digunakan untuk membantu lebih dari 40 negara dan kawasan memahami kondisi tanaman pertanian. Informasi yang dihasilkan juga mendukung penyusunan kebijakan ketahanan pangan yang bertumpu pada data ilmiah.
FAO menilai CropWatch berhasil menyederhanakan proses pemantauan tanaman yang sebelumnya kompleks. Melalui layanan cloud yang terbuka dan mudah diakses, informasi mengenai kondisi pertanian dapat tersedia bagi pengguna di berbagai wilayah dunia. Platform ini juga menyediakan saluran alternatif dan sumber independen untuk memperoleh data pemantauan secara tepat waktu.
Dalam ekosistem kerja sama internasional, CropWatch telah terhubung dengan Hand-in-Hand Geospatial Platform milik FAO dan Knowledge Hub yang berada di bawah Group on Earth Observations (GEO). Integrasi tersebut memperluas pemanfaatan informasi pengamatan tanaman untuk kebutuhan pemantauan pertanian dan perumusan kebijakan.
Tim AIRCAS secara berkala menerbitkan CropWatch Bulletin dengan memanfaatkan data dari platform tersebut. Buletin itu menjadi rujukan informasi pemantauan pertanian bagi publik dan hingga kini telah melayani pengguna di 173 negara serta kawasan. Cakupan pengguna tersebut menunjukkan jangkauan layanan yang melampaui negara asal pengembangnya.
Wu menyebut penghargaan FAO sebagai pengakuan atas kerja tim selama lebih dari 30 tahun, sekaligus penanda dimulainya tahap pengembangan berikutnya. Timnya berencana memperkuat kemampuan inovasi, meningkatkan kemudahan penggunaan, memperluas layanan bagi pengguna internasional, serta memperdalam kolaborasi dengan FAO dan organisasi internasional lainnya. Mereka juga ingin membantu lebih banyak negara membangun kapasitas pemantauan tanaman secara mandiri dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, terutama target tanpa kelaparan. FAO Achievement Award diberikan kepada individu atau lembaga atas prestasi menonjol dalam bidang perikanan, kehutanan, iklim, lahan dan air, kesehatan hewan serta tumbuhan, termasuk pertanian berkelanjutan, pembangunan pedesaan, dan ketahanan pangan.
Tag: CropWatch, AIRCAS, FAO, ketahanan pangan, pemantauan pertanian