Kementan Percepat Modernisasi Pertanian untuk Menjaga Swasembada Pangan
2026-10-19 17:04 WIB · aindari · 👁 917 dibaca
Mentan Andi Amran Sulaiman memperkuat kerja sama internal, pemanfaatan teknologi, dan dukungan riset untuk meningkatkan produktivitas pangan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperkuat transformasi pertanian nasional dengan menekankan kolaborasi, inovasi, dan peningkatan produktivitas. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan serta mempercepat peralihan dari sistem pertanian tradisional menuju pola yang lebih modern. Amran menyampaikan hal itu di Jakarta, Senin, saat menyambut Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet.
Menurut Amran, kehadiran Alim memperkuat Kementerian Pertanian dalam mengawal program prioritas pangan. Sinergi antara menteri, wakil menteri, seluruh jajaran kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting agar kebijakan pertanian berjalan konsisten hingga tingkat lapangan. Ia juga meminta jajaran Kementan mendukung pelaksanaan kebijakan bersama demi memastikan manfaat program dirasakan langsung oleh petani.
Transformasi tersebut akan dilakukan dari sisi hulu hingga hilir. Pemerintah akan menetapkan komoditas unggulan berdasarkan potensi setiap wilayah dan membangun rantai pasok yang terintegrasi. Pendekatan ini diarahkan untuk meningkatkan produksi pangan, memperkuat kesejahteraan petani, serta membuka peluang pemberdayaan masyarakat dalam upaya menekan kemiskinan dan pengangguran.
Padi menjadi salah satu program yang terus dikawal melalui peningkatan produktivitas dan optimalisasi lahan. Upaya itu didukung irigasi pompanisasi serta pendampingan bagi petani agar hasil panen meningkat. Amran menilai penguatan produksi padi dapat memberikan ruang bagi pengembangan komoditas strategis lain, termasuk kedelai, bawang putih, jagung, dan pangan prioritas masa depan.
Kementan juga mendorong perguruan tinggi terlibat dalam penyediaan riset dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan petani. Latar belakang akademik Alim dinilai dapat membantu mempererat hubungan antara pemerintah dan kampus dalam menerapkan teknologi pertanian modern di berbagai wilayah. Pemanfaatan teknologi diharapkan membuat produksi lebih efisien, mengurangi biaya usaha tani, dan meningkatkan daya saing komoditas pangan secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan produksi, pengembangan kedelai, bawang putih, dan komoditas strategis lainnya ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada impor serta memperkuat ketahanan pangan. Alim menyatakan kesiapan untuk memperkuat koordinasi dengan Amran dan jajaran Kementan dalam melanjutkan program strategis pertanian. Kekompakan seluruh pihak menjadi faktor penting agar transformasi menuju pertanian yang produktif, efisien, dan berkelanjutan dapat mendukung swasembada pangan serta kesejahteraan petani.
Tag: pertanian, swasembada pangan, modernisasi pertanian, produktivitas pangan, teknologi pertanian