Lapas Bangko dan Baznas Merangin Perbaiki Rumah Warga dengan Melibatkan Narapidana Terampil
2026-07-18 17:18 WIB · aindari · 👁 896 dibaca

Kemenimipas menggandeng Baznas dalam program bedah rumah di Merangin, Jambi, dengan melibatkan warga binaan Lapas Kelas II B Bangko yang memiliki kemampuan pertukangan.
Program perbaikan rumah warga digelar di Kabupaten Merangin, Jambi, melalui kerja sama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Badan Amil Zakat Nasional. Pelaksanaan kegiatan berada di bawah Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Bangko, yang mengikutsertakan warga binaan untuk membantu memperbaiki hunian yang sebelumnya tidak layak menjadi lebih aman dan nyaman ditempati.
Kepala Lapas Bangko, Heri, dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Sabtu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program 15 Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Menurut dia, arahan tersebut mendorong jajaran pemasyarakatan agar pembinaan tidak berhenti pada kegiatan internal lapas, tetapi juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Warga binaan yang ikut dalam pekerjaan perbaikan rumah dipilih karena telah memiliki kemampuan di bidang pertukangan. Heri menilai keterlibatan mereka menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian di dalam lapas dapat menghasilkan keterampilan yang berguna. Dengan kemampuan itu, narapidana tidak hanya menjalani proses pembinaan, tetapi juga dilibatkan dalam kerja sosial yang berdampak bagi warga di luar lapas.
Heri juga menekankan bahwa program ini menjadi bentuk kepedulian pemasyarakatan terhadap kondisi masyarakat. Ia menjelaskan, hasil pembinaan warga binaan diharapkan tidak berhenti di balik tembok lembaga pemasyarakatan, melainkan dapat diwujudkan melalui karya nyata. Semangat yang dibawa dalam kegiatan ini sejalan dengan gagasan “Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat”, yaitu menjadikan pembinaan lebih produktif dan dirasakan oleh lingkungan sekitar.
Kerja sama dengan Baznas Kabupaten Merangin menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. Heri berharap kolaborasi itu dapat membuka harapan bagi penerima bantuan rumah, sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk menunjukkan tanggung jawab dan kepedulian sosial. Program bedah rumah ini juga dipandang sebagai perluasan manfaat dari pembinaan yang selama ini dilakukan di Lapas Bangko.
Pelaksana Harian Ketua Baznas Kabupaten Merangin, Marzuki Yahya, menyebut kegiatan itu sebagai bukti penguatan sinergi antara Baznas dan Lapas Kelas II B Bangko. Sebelumnya, kedua lembaga telah bekerja sama dalam pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui program sosial ini, kerja sama tersebut diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Salah satu penerima bantuan, Yurmina, bersama keluarganya menerima kunci rumah yang telah selesai diperbaiki. Rumah tersebut kini disebut telah berdiri lebih kokoh, aman, dan nyaman. Bagi keluarga Yurmina, program ini memberi harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Tag: Merangin, Lapas Bangko, Baznas, bedah rumah, pemasyarakatan