Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

Kementerian PU Susun Lima Arah Program Infrastruktur untuk Target 2028

2026-10-20 17:08 WIB · aindari · 👁 461 dibaca

Menteri PU Dody Hanggodo menyiapkan lima strategi pembangunan infrastruktur dengan fokus pada prioritas, efisiensi, ketahanan bencana, dan keterpaduan pusat-daerah.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan lima strategi yang akan menjadi dasar penyusunan program infrastruktur untuk tahun anggaran 2028. Kerangka tersebut diarahkan untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui perencanaan yang lebih terukur, terkoordinasi, dan efisien. Dody menyampaikannya secara daring dalam Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah di Jakarta, Selasa.

Arah pertama adalah mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan sasaran nasional. Pelaksanaannya akan ditujukan agar target Asta Cita dapat dicapai secara berkelanjutan dengan ukuran keberhasilan yang jelas. Pemerintah juga akan memperkuat kesiapan menghadapi keadaan darurat dan mempercepat pemulihan setelah bencana melalui pembagian peran lintas instansi yang lebih tegas.

Dalam strategi kedua tersebut, pemerintah daerah dinilai perlu meningkatkan kesiapan pelaksanaan di wilayah masing-masing. Sementara itu, strategi ketiga mencakup keberlanjutan sejumlah program yang menjadi arahan Presiden, termasuk pembangunan berbasis masyarakat. Pendekatan itu diharapkan membuat manfaat pembangunan dapat diterima secara lebih merata oleh warga.

Strategi berikutnya menekankan pemanfaatan maksimal atas infrastruktur yang sudah tersedia. Pemerintah menargetkan layanan air yang lebih baik, mobilitas masyarakat yang lebih lancar, serta fasilitas pendidikan yang lebih layak digunakan. Selain itu, program antar-kementerian dan lembaga akan dipadukan agar kebijakan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat mendukung target nasional secara terpadu.

Dody menyebut seluruh penyusunan program mengacu pada Asta Cita sebagai pedoman utama. Sasaran yang hendak didukung antara lain menekan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) hingga kurang dari enam, mengarahkan tingkat kemiskinan menuju nol persen, serta mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen pada 2029. Menurut dia, ICOR penting karena menggambarkan efektivitas investasi dalam menghasilkan pertumbuhan dan manfaat bagi masyarakat.

Rencana 2028 akan disusun dengan menilai hasil pembangunan sebelumnya dan memetakan kebutuhan daerah yang belum terpenuhi. Evaluasi itu menjadi bahan untuk menyempurnakan agenda 2027 sekaligus merancang program nasional tahun berikutnya. Penyusunan dilakukan dalam kondisi efisiensi anggaran, sehingga prioritas harus dipertajam tanpa menurunkan mutu layanan. Pemerintah juga memasukkan mitigasi bencana dan ketahanan infrastruktur terhadap perubahan lingkungan. Keberhasilannya bergantung pada dukungan daerah, termasuk kesiapan lahan, pengelolaan aset, pemeliharaan berkelanjutan, serta kesepakatan pembagian tanggung jawab sejak tahap perencanaan.

Tag: Kementerian PU, infrastruktur 2028, Asta Cita, pembangunan nasional, mitigasi bencana