Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Peluang Kerja Jakarta Diserbu Puluhan Ribu Pelamar, Usia Jadi Kekhawatiran Pencari Kerja

2026-10-22 17:39 WIB · aindari · 👁 574 dibaca

Job fair di Jakarta menawarkan 12.000 posisi, tetapi jumlah pelamar online mencapai 28.484 orang di tengah target penurunan pengangguran terbuka menjadi 3,5 persen.

Persaingan mencari pekerjaan di Jakarta terlihat dari jumlah pelamar yang mengikuti proses rekrutmen secara daring. Dalam job fair yang menyediakan 12.000 lowongan, tercatat 28.484 orang telah mendaftar secara online. Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kesempatan kerja di ibu kota.

Syarif menjadi salah satu pencari kerja yang berusaha memperoleh pekerjaan setelah terkena pemutusan hubungan kerja. Ia mencari peluang di DKI Jakarta dan berharap faktor usia tidak menjadi penghalang dalam proses rekrutmen. Kekhawatiran itu menggambarkan tantangan yang dihadapi pekerja yang kembali masuk ke pasar kerja setelah kehilangan pekerjaan.

Di sisi lain, pencari kerja juga menyampaikan pengalaman kurang menyenangkan saat mengikuti bursa kerja. Ada pelamar yang mengaku telah beberapa kali mendatangi job fair, tetapi belum memperoleh panggilan dari perusahaan. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa kehadiran dalam bursa kerja belum otomatis berujung pada proses lanjutan atau pekerjaan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,5 persen. Target itu menjadi latar bagi penyelenggaraan bursa kerja dan upaya mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja. Besarnya jumlah pelamar dibandingkan lowongan yang tersedia tetap menunjukkan persaingan ketat dalam memperoleh pekerjaan.

Kesempatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta. Jakarta dinyatakan terbuka bagi pencari kerja dari luar daerah. Kebijakan ini memperluas akses terhadap lowongan, tetapi sekaligus berpotensi menambah jumlah peserta yang bersaing untuk posisi yang sama.

Selain membuka akses rekrutmen, Pramono mendorong pelatihan bahasa asing bagi pencari kerja. Keterampilan itu diarahkan untuk memperkuat kesiapan pelamar menghadapi kebutuhan dunia kerja. Namun, keluhan mengenai tidak adanya panggilan setelah mengikuti job fair menunjukkan bahwa pencari kerja masih membutuhkan proses seleksi yang jelas serta peluang yang lebih sebanding dengan jumlah peminat.

Rangkaian kondisi tersebut memperlihatkan dua sisi pasar kerja Jakarta. Di satu sisi, tersedia ribuan lowongan dan akses bagi pelamar dari berbagai daerah. Di sisi lain, jumlah pendaftar yang jauh lebih besar, pengalaman PHK, serta kekhawatiran terhadap batas usia menjadi tantangan bagi pencari kerja. Keberhasilan target penurunan pengangguran akan bergantung pada kemampuan mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kompetensi dan kondisi pelamar.

Tag: Jakarta, job fair, pencari kerja, PHK, pengangguran