Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

Fadli Zon: Kekayaan Budaya Indonesia Jadi Bahan Bakar Kreativitas

2026-10-22 17:41 WIB · aindari · 👁 879 dibaca

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai keragaman dan warisan sejarah Indonesia dapat memperkuat kreativitas, inovasi, ekonomi, serta diplomasi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menempatkan budaya sebagai dasar penting bagi perkembangan kreativitas masyarakat. Menurut dia, setiap karya kreatif tidak berdiri sendiri, melainkan lahir dari pengetahuan, imajinasi, cerita, ekspresi seni, serta pengaruh budaya yang berkembang di sekitarnya. Pandangan itu disampaikan saat membuka World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Kamis.

Fadli mengatakan kekayaan budaya perlu dijaga agar tetap mampu melahirkan gagasan dan karya baru. Upaya tersebut, kata dia, juga harus memastikan warisan budaya memberi manfaat bagi masyarakat dan membuka kesempatan bagi generasi berikutnya. Dengan cara itu, budaya tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu, tetapi terus berperan dalam kehidupan kontemporer.

Ia menyebut Indonesia memiliki modal budaya yang besar, ditopang keragaman penduduk dan perjalanan sejarah bangsa. Indonesia dihuni lebih dari 290 juta orang, dengan 1.340 kelompok etnis serta 718 bahasa daerah yang masih digunakan. Jumlah bahasa tersebut setara sekitar 10 persen dari seluruh bahasa di dunia.

Kekayaan itu juga tercermin dalam catatan warisan budaya Indonesia. Negara ini memiliki lebih dari 3.277 warisan budaya takbenda dan 1.515 situs warisan budaya nasional. Jejak panjang peradaban Indonesia turut terlihat melalui temuan fosil dan lukisan gua kuno berusia 67.800 tahun di wilayah Indonesia.

Fadli menilai pengetahuan dan tradisi yang diwariskan leluhur dapat menjadi sumber pengembangan kreativitas dan inovasi. Warisan tersebut dapat terus berubah dan menyesuaikan diri, lalu menginspirasi lahirnya karya-karya masa kini. Proses itu menunjukkan bahwa budaya dapat berkembang tanpa kehilangan hubungan dengan akar sejarahnya.

Selain mendorong kreativitas, ia memandang kebudayaan memiliki fungsi sosial dan strategis. Budaya dapat memperkuat kohesi sosial, membentuk identitas serta karakter bangsa, mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjadi sarana diplomasi Indonesia di tingkat global.

Kementerian Kebudayaan, kata Fadli, berupaya melindungi dan merawat warisan budaya. Pemerintah juga mendorong pemanfaatannya secara berkelanjutan serta membangun ekosistem budaya yang mendukung tumbuhnya kreativitas. Langkah itu diarahkan agar kekayaan budaya Indonesia tetap hidup, memberi kontribusi bagi masyarakat, dan menjadi sumber inspirasi pada masa mendatang.

Tag: budaya, Fadli Zon, ekonomi kreatif, warisan budaya, Indonesia