Undana Siapkan Kerja Sama Beasiswa dan Gelar Ganda dengan Selandia Baru
2026-10-23 17:04 WIB · aindari · 👁 770 dibaca
Undana membahas peluang beasiswa magister dan doktoral, gelar ganda, serta fast-track bersama New Zealand Scholarships.
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka penjajakan kerja sama akademik dengan New Zealand Scholarships untuk memperluas akses studi lanjut dan riset internasional. Pembahasan mencakup beasiswa jenjang magister serta doktoral, program gelar ganda atau double degree, dan skema percepatan studi fast-track.
Pembicaraan berlangsung di Ruang Tamu Rektor Undana, Kupang. Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Annytha I.R. Detha, menerima Scholarship Specialist New Zealand Scholarships Ceri Bryant dan National Evaluation Specialist Indra Gunawan. Pertemuan itu juga dihadiri Subkoordinator Kerja Sama Undana Happy Y. Haning.
Annytha menyampaikan, Undana membutuhkan mitra internasional untuk memperkuat mutu akademik, kegiatan riset, serta kualifikasi sumber daya manusia. Kerja sama diarahkan pada bidang yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan Nusa Tenggara Timur, termasuk pengembangan skema double degree dan fast-track.
Dalam pertemuan tersebut, Undana mengajukan pertanian, peternakan, ilmu lingkungan, dan energi terbarukan sebagai bidang prioritas. Perhatian khusus diberikan pada pengembangan energi panas bumi atau geothermal di Pulau Flores. Penguatan bidang-bidang itu diharapkan membantu dosen dan lulusan meningkatkan kapasitas riset serta menghasilkan solusi berbasis sains dan teknologi bagi persoalan daerah.
Undana juga membagikan pengalaman alumni yang pernah belajar di Selandia Baru. Pengalaman tersebut disebut berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi publik untuk meredakan konflik budaya lokal. Selain itu, hasilnya memperkaya kurikulum ilmu sosial dan humaniora di lingkungan Undana.
Indra mengatakan kebutuhan yang disampaikan Undana akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kebijakan beasiswa dan penjajakan hubungan dengan perguruan tinggi di Selandia Baru. Masukan itu akan diteruskan kepada Kedutaan Besar Selandia Baru dan Education New Zealand. Selanjutnya, kebutuhan Undana berpotensi dihubungkan dengan perguruan tinggi yang relevan melalui program University Connect.
Kedua pihak turut membahas kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Persyaratan skor IELTS atau TOEFL menjadi salah satu tantangan dalam seleksi beasiswa internasional. Untuk meningkatkan kesiapan calon peserta, Undana telah menjalankan kursus bahasa Inggris intensif dan memperkuat pendampingan mahasiswa. Tindak lanjut awal mencakup perluasan sosialisasi New Zealand Scholarships, penjajakan konferensi daring, serta program dosen tamu bersama akademisi dari Selandia Baru. Kerja sama itu diharapkan memperluas jejaring akademik dosen dan mahasiswa sekaligus mendukung kebutuhan pembangunan NTT.
Tag: Undana, beasiswa, Selandia Baru, gelar ganda, pendidikan tinggi