Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Eskalasi Yaman-Arab Saudi Memanas, Rudal dan Serangan Udara Saling Diluncurkan

2026-10-25 19:30 WIB · aindari · 👁 662 dibaca

Houthi mengklaim menyerang sejumlah sasaran di Arab Saudi, sementara koalisi pimpinan Riyadh menggempur wilayah yang dikuasai kelompok tersebut di Yaman.

Konflik Yaman kembali meningkat setelah kelompok Houthi dan koalisi yang dipimpin Arab Saudi melancarkan serangan besar pada Sabtu (24/10). Houthi menyatakan telah mengerahkan rudal dan drone ke sejumlah sasaran di Arab Saudi. Pada saat yang sama, koalisi mengintensifkan serangan udara terhadap kawasan yang berada di bawah kendali Houthi di Yaman.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan tujuh serangan rudal dan drone diarahkan ke bandara, fasilitas minyak, serta pangkalan militer di Riyadh, Yanbu, Rabigh, Dammam, Najran, dan Khamis Mushait. Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh disebut menjadi sasaran dalam dua tahap. Sasaran lain mencakup fasilitas Saudi Aramco di Yanbu dan Bandar Udara Internasional King Fahd di Dammam.

Koalisi Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sejumlah rudal yang menuju Riyadh, Taif, dan Yanbu. Sebuah drone juga diklaim berhasil dihancurkan di Provinsi Timur. Menurut Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi, puing-puing dua rudal yang dicegat jatuh di wilayah Makkah dan Madinah. Houthi membantah menargetkan dua kota suci tersebut dan menyebut tuduhan itu tidak benar.

Houthi menyatakan serangan balasan tersebut dilakukan setelah sekitar 100 serangan udara menghantam wilayah Yaman yang mereka kuasai selama 24 jam sebelumnya. Serangan koalisi dilaporkan menyasar Sanaa, ibu kota yang dikuasai Houthi, serta kota pelabuhan Mocha di Provinsi Taiz. Al-Masirah, televisi yang dikelola Houthi, melaporkan delapan orang tewas dan lebih dari 10 lainnya terluka ketika serangan menghantam hunian pekerja pabrik semen di Distrik Hamdan, Provinsi Sanaa.

Eskalasi berlangsung ketika pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, dengan dukungan koalisi Arab Saudi, memperkuat operasi bernama Fajar Yaman terhadap Houthi. Sarea juga mengatakan pasukannya menyerang pengerahan pasukan yang didukung Arab Saudi di kamp Al-Nasr serta pangkalan militer angkatan laut di Aden, kota selatan yang menjadi pusat pemerintahan Yaman.

Seorang pejabat keamanan setempat mengatakan kepada Xinhua bahwa sekitar empat rudal balistik ditembakkan ke Aden. Beberapa di antaranya jatuh di sekitar Bandar Udara Internasional Aden dan fasilitas militer di Distrik Khormaksar. Satu rudal lain menghantam markas Pasukan Penjaga Pantai Yaman di Distrik Al-Tawahi.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memperbarui imbauan perjalanan untuk sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Irak, Lebanon, dan Israel, dengan menyoroti ancaman dari Houthi. Yaman telah berkonflik sejak akhir 2014, saat Houthi merebut Sanaa dan sebagian besar wilayah utara. Setahun kemudian, koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Tag: Yaman, Houthi, Arab Saudi, Konflik Timur Tengah, Serangan rudal