Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Gaya Hidup

Isra Mi’raj 2026 Jatuh pada 16 Januari, Ini Makna dan Jadwal Liburnya

2026-07-19 06:02 WIB · aindari · 👁 563 dibaca

Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah ditetapkan pada Jumat, 16 Januari 2026, sekaligus menjadi hari libur nasional di Indonesia.

Umat Islam di Indonesia akan memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriah pada Jumat, 16 Januari 2026. Tanggal tersebut merujuk pada kalender Hijriah resmi Kementerian Agama RI dan bertepatan dengan 27 Rajab, waktu yang setiap tahun diperingati sebagai salah satu hari besar Islam.

Pemerintah juga menetapkan 16 Januari 2026 sebagai Hari Libur Nasional. Keputusan itu tercantum dalam Surat Keputusan Bersama 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB, dengan Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025. Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat berpeluang menikmati akhir pekan panjang hingga Sabtu dan Minggu.

Isra Mi’raj merujuk pada perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang terjadi dalam satu malam pada 27 Rajab, pada tahun ke-10 atau ke-11 kenabian. Peristiwa ini berlangsung pada masa yang dikenal sebagai Amul Huzni atau tahun kesedihan, setelah wafatnya Siti Khadijah dan Abu Thalib.

Perjalanan tersebut terbagi dalam dua bagian. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis, Palestina. Mi’raj adalah perjalanan lanjutan dari Masjidil Aqsa melewati tujuh lapis langit hingga Sidratul Muntaha. Dalam peristiwa ini, Nabi didampingi Malaikat Jibril dan menggunakan Burraq, yang secara bahasa bermakna kilat atau cahaya.

Sebelum perjalanan Isra, dada Rasulullah SAW disucikan dengan air zam-zam di dekat sumur Mekah. Dalam perjalanan menuju Masjidil Aqsa, Nabi singgah di lima tempat untuk melaksanakan shalat dua rakaat, termasuk Madinah dan Baitul Lahm, tempat kelahiran Nabi Isa AS. Pada fase Mi’raj, Nabi Muhammad SAW bertemu para nabi terdahulu di tiap tingkatan langit, mulai dari Nabi Adam AS, Nabi Isa AS, Nabi Yahya AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Idris AS, Nabi Harun AS, Nabi Musa AS, hingga Nabi Ibrahim AS di langit ketujuh. Nabi juga mengunjungi Baitul Makmur, tempat ibadah para malaikat.

Puncak Isra Mi’raj adalah perintah shalat lima waktu yang diterima Nabi Muhammad SAW secara langsung dari Allah SWT untuk umat Islam. Peristiwa ini juga disebut dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 1, yang menerangkan perjalanan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa untuk diperlihatkan tanda-tanda kebesaran Allah.

Bagi umat Islam, Isra Mi’raj menjadi pengingat tentang kedudukan shalat sebagai ibadah utama dan sarana menjaga hubungan spiritual dengan Allah SWT. Peristiwa ini juga dimaknai sebagai penguat iman setelah ujian berat, simbol pentingnya kebersihan hati sebelum beribadah, tanda kebesaran Allah, serta penegasan posisi Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa sebagai tempat suci dalam Islam.

Tag: Isra Mi'raj, Libur Nasional, Hari Besar Islam, Gaya Hidup, Kalender 2026