Tujuh Curug Bogor untuk Liburan Singkat, dari Jalur Santai hingga Trek Menantang
2026-07-18 17:15 WIB · aindari · 👁 689 dibaca

Bogor menawarkan pilihan wisata air terjun yang dekat dari Jabodetabek, lengkap dengan udara sejuk, hutan alami, dan jalur trekking beragam.
Bogor tetap menjadi tujuan favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk mencari suasana alam tanpa menempuh perjalanan terlalu jauh. Di berbagai kawasan, mulai dari Sentul, Cibodas, hingga kaki Gunung Salak, wisatawan bisa menemukan curug dengan karakter berbeda: ada yang cocok untuk keluarga dan pemula, ada pula yang lebih pas bagi penyuka aktivitas luar ruang.
Untuk pilihan trekking ringan, Curug Cibereum di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dapat menjadi tujuan awal. Akses melalui jalur Cibodas relatif landai dan mudah dilalui. Sepanjang perjalanan, pengunjung melewati hutan tropis serta dapat menikmati Telaga Biru, salah satu daya tarik di kawasan tersebut. Suhu pegunungan yang sejuk membuat rute ini nyaman untuk wisata singkat bersama keluarga.
Di kawasan Sentul, Curug Hordeng menjadi salah satu air terjun yang banyak dikunjungi saat akhir pekan karena jaraknya relatif dekat dari Jakarta, Bekasi, dan Depok. Untuk tiba di lokasi, pengunjung perlu berjalan sekitar 30 sampai 40 menit melewati jalur yang cukup menantang, dengan pemandangan hutan, bebatuan, dan aliran sungai. Tidak jauh dari sana, Curug Kembar bisa masuk dalam rute yang sama. Curug ini memiliki dua aliran air yang terpisah batu besar, dengan lanskap bebatuan alami di sekitarnya.
Masih di kawasan yang sama, Curug Ciburial menawarkan tantangan lebih besar. Jalurnya memiliki tanjakan dan turunan cukup curam sehingga pengunjung perlu kondisi fisik yang lebih siap. Daya tarik utama curug ini adalah airnya yang tampak biru jernih. Namun wisatawan tidak disarankan berenang karena kedalaman sungai di area tersebut sekitar empat hingga lima meter.
Bagi yang mencari perjalanan lebih panjang, Curug Cibingbin menawarkan trek perbukitan dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Lokasinya berada di kawasan berketinggian sekitar 846 meter di atas permukaan laut. Setelah melewati jalur tersebut, pengunjung dapat menikmati panorama luas dan suasana alam yang masih terjaga, sehingga destinasi ini kerap dipilih wisatawan yang ingin merasakan petualangan alam terbuka.
Pilihan lain untuk pencinta trekking adalah kawasan Curug Leuwi Hejo dan Leuwi Lieuk. Jalurnya berada pada tingkat menengah, dengan lintasan sekitar empat hingga lima kilometer dan waktu tempuh sekitar tiga hingga empat jam. Rute ini melewati sungai, batuan, dan hutan sebelum mencapai Leuwi Hejo yang dikenal dengan air jernih kehijauan. Dari titik tersebut, perjalanan bisa dilanjutkan ke Curug Barong dan Leuwi Lieuk yang berada tidak jauh.
Curug Cikawah di Pamijahan, kaki Gunung Salak, melengkapi daftar destinasi air terjun Bogor. Meski aksesnya relatif lebih jauh, curug ini memiliki keunikan berupa dua sumber air di satu kawasan, yakni air panas dan air dingin. Dengan banyaknya pilihan tersebut, wisatawan perlu menyesuaikan tujuan dengan kemampuan fisik, memakai perlengkapan yang sesuai, serta menjaga kebersihan agar kawasan curug tetap lestari.
Tag: Bogor, curug, wisata alam, trekking, gaya hidup