Pilihan Destinasi Eropa untuk WNI Tanpa Visa Schengen
2026-07-18 17:10 WIB · aindari

Sejumlah negara di Eropa dan kawasan perbatasan Asia-Eropa dapat dikunjungi pemegang paspor Indonesia lewat fasilitas bebas visa atau Visa on Arrival.
Liburan ke Eropa tidak selalu harus diawali dengan pengurusan visa Schengen. Bagi pemegang paspor Indonesia, ada beberapa negara di kawasan Eropa maupun wilayah yang berada di persilangan Asia-Eropa yang membuka akses lebih praktis melalui bebas visa atau Visa on Arrival (VoA).
Kemudahan ini memberi alternatif bagi wisatawan Indonesia yang ingin menikmati budaya, sejarah, kuliner, dan lanskap alam Eropa tanpa proses administrasi panjang. Pilihan tersebut terutama banyak ditemukan di Eropa Timur serta negara-negara yang secara geografis atau kultural berada di antara Asia dan Eropa.
Untuk kategori bebas visa, Albania menjadi salah satu tujuan yang dapat dimasuki WNI untuk kunjungan wisata hingga 90 hari. Kebijakan tersebut bersifat sementara dan diperkirakan berlaku sampai akhir 2025. Negara ini menawarkan pantai, pegunungan, serta situs bersejarah yang dapat menjadi pilihan perjalanan, termasuk saat musim liburan akhir tahun.
Belarus juga memberi fasilitas bebas visa selama 30 hari, tetapi dengan syarat khusus. WNI harus masuk melalui Bandara Internasional Minsk, dan perjalanan tidak boleh menggunakan rute dari atau menuju Rusia. Dengan ketentuan itu, wisatawan tetap dapat mengunjungi Minsk serta mengenal jejak sejarah dan karakter khas Belarus.
Serbia memberikan bebas visa selama 30 hari bagi WNI. Negara ini dikenal memiliki perpaduan budaya, sejarah, kuliner, dan panorama alam. Kazakhstan juga masuk dalam daftar karena sebagian wilayahnya berada di Eropa Timur, meski mayoritas teritorinya berada di Asia Tengah. Negara tersebut mengizinkan WNI masuk tanpa visa selama 30 hari, dengan daya tarik berupa stepa luas, kota modern seperti Nur-Sultan dan Almaty, serta warisan budaya nomaden.
Selain bebas visa, beberapa negara menyediakan VoA. Armenia memberi VoA hingga 120 hari yang dapat diurus di Bandara Internasional Zvartnots. Destinasi yang dapat dikunjungi antara lain Yerevan, Biara Geghard yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO, Khor Virap di kaki Gunung Ararat, serta Wings of Tatev yang tercatat dalam Guinness World Records sebagai kereta gantung terpanjang di dunia.
Azerbaijan menyediakan VoA untuk masa tinggal 30 hari, dengan Baku sebagai salah satu daya tarik karena memadukan bangunan modern dan kota tua bersejarah. Georgia juga memberi kemudahan VoA bagi WNI, menawarkan Pegunungan Kaukasus, kebun anggur, dan Tbilisi yang mencerminkan pertemuan karakter Eropa dan Asia. Turki melengkapi pilihan tersebut lewat e-visa sebelum keberangkatan atau VoA saat tiba di bandara, sehingga wisatawan Indonesia dapat mengakses destinasi seperti Istanbul dan Cappadocia dengan lebih fleksibel.
Tag: bebas visa, WNI, Eropa, Visa on Arrival, wisata