PBD Susun Percepatan Listrik untuk 447 Desa hingga 2029
2026-11-03 17:03 WIB · aindari · 👁 546 dibaca
Pemerintah Papua Barat Daya meminta pendataan kebutuhan listrik dipercepat sambil menyiapkan jaringan PLN dan pembangkit tenaga surya bagi desa-desa terpencil.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu meminta seluruh kampung di provinsinya memperoleh akses listrik. Pemerataan layanan tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.
Permintaan itu disampaikan setelah rapat koordinasi bersama PLN di Kota Sorong, Selasa. Elisa meminta pemerintah kabupaten dan kota menyelaraskan data kebutuhan listrik di daerah masing-masing. Data itu harus memuat kampung yang belum teraliri listrik serta jumlah kepala keluarga yang belum memiliki sambungan.
Menurut Elisa, kondisi Papua Barat Daya yang mencakup daratan, kawasan pegunungan, dan kepulauan membuat perluasan jaringan listrik konvensional menghadapi tantangan. Pemerintah karena itu perlu memakai pilihan lain, termasuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal dan PLTS individual, untuk menjangkau lokasi yang sulit dilayani jaringan PLN.
PLTS komunal disarankan dibangun di kampung dengan jumlah penduduk yang cukup terkonsentrasi. Pola terpusat dinilai memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan. Adapun PLTS individual dapat digunakan di lokasi tertentu, seperti homestay atau tempat usaha, terutama bila pengelolanya mampu dan bersedia merawat fasilitas tersebut secara mandiri.
Elisa menyebut pemerataan listrik membutuhkan keterlibatan PLN, pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta pemerintah daerah. Pembangunan jaringan diharapkan dikerjakan PLN, sedangkan penyambungan dapat menjadi tanggung jawab PLN, Kementerian ESDM, pemerintah provinsi, atau pemerintah kabupaten dan kota. Menurut dia, pola kerja bersama itu telah dijalankan.
PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Papua Barat Daya menargetkan elektrifikasi 447 dari sekitar 1.013 desa di provinsi tersebut yang belum mendapat layanan PLN selesai pada 2029. Untuk 2026, PLN merencanakan elektrifikasi 86 desa melalui tiga skema. Jaringan konvensional akan dibangun di 39 desa di Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, dan Maybrat. Sebanyak tujuh desa direncanakan menerima PLTS komunal dengan target selesai sekitar Juni 2027, sedangkan 40 desa lain mendapat PLTS individual yang diperkirakan rampung pada Maret 2027. PLN berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat adat membantu kelancaran pembangunan.
Tag: Papua Barat Daya, akses listrik, PLN, PLTS, elektrifikasi desa