Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

Baznas Siapkan Beasiswa Riset 2026 bagi 308 Penerima

2026-11-04 17:09 WIB · aindari · 👁 841 dibaca

Program ini menawarkan dukungan riset hingga Rp30 juta bagi mahasiswa, kelompok peneliti, dan penulis artikel jurnal.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membuka Program Beasiswa Riset 2026. Sebanyak 308 penerima ditargetkan memperoleh manfaat, mencakup mahasiswa jenjang S1 hingga S3, kelompok riset, serta penulis artikel ilmiah. Pendaftaran berlangsung pada 3–11 November 2026.

Besaran bantuan berkisar Rp1 juta sampai Rp30 juta, bergantung pada kategori dan kebutuhan pembiayaan. Selain dana, peserta akan mendapat pendampingan, pelatihan penulisan, kesempatan mempresentasikan hasil penelitian, serta peluang penerbitan book chapter.

Tahun ini, Baznas menambahkan pembiayaan Article Processing Charge (APC) untuk artikel pada jurnal terakreditasi. Dukungan tersebut ditujukan agar hasil penelitian dapat diterbitkan dan menjangkau pembaca lebih luas, termasuk komunitas akademik internasional.

Usulan yang menjadi prioritas berkaitan dengan pengumpulan zakat, penguatan ekosistem zakat dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kerja sama lintas sektor, serta posisi zakat dalam pembangunan nasional dan isu global. Baznas tetap menerima tema lain sepanjang penelitian atau artikel tersebut memberi manfaat bagi umat. Program ini disebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Peserta wajib berstatus Warga Negara Indonesia dengan KTP yang masih berlaku, mengajukan karya sesuai tema prioritas, serta tidak memperoleh pembiayaan ganda untuk objek yang sama. Naskah juga harus memiliki tingkat kemiripan maksimal 25 persen di luar daftar pustaka. Penerima diwajibkan menandatangani akad, mengikuti mentoring, coaching, dan pembinaan, lalu mencantumkan ucapan terima kasih kepada Baznas pada karya yang diterbitkan.

Untuk mahasiswa S1/D4, S2, dan S3, syarat tambahan meliputi status aktif, sedang atau akan mengerjakan tugas akhir, IPK minimal 3,35 dari skala 4,00, program studi berakreditasi minimal A/Unggul, serta perguruan tinggi minimal B/Baik Sekali. Proposal harus mendapat persetujuan pembimbing dan rekomendasi pejabat kampus atau dosen pembimbing. Kelompok riset harus beranggotakan 2–5 akademisi atau praktisi aktif, memiliki legalitas, dan mengajukan anggaran maksimal Rp30 juta. Adapun pemohon bantuan APC harus menjadi penulis pertama atau korespondensi, memiliki LoA resmi, belum menerbitkan artikel atau membayar APC, serta menargetkan jurnal Sinta 1–3 atau jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus atau WoS, aktif, dan bukan jurnal predator. Petunjuk teknis serta format dokumen tersedia di https://bazn.as/PanduanBeasiswaRisetBaznas2026.

Tag: Baznas, beasiswa riset, pendidikan, zakat, jurnal ilmiah