Unhas Lantik 122 Pejabat Baru, Targetkan Lompatan 100 Peringkat per Tahun demi Tembus 500 Besar Dunia
2026-07-20 17:06 WIB · aindari · 👁 505 dibaca

Universitas Hasanuddin melantik 122 pejabat struktural baru sebagai langkah konsolidasi strategis mengejar ambisi masuk peringkat 500 besar QS World University Rankings.
Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi melantik 122 pejabat struktural dan pimpinan unit kerja baru pada Senin di Makassar. Pelantikan ini sekaligus menandai pemberhentian 77 pejabat lama. Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa menegaskan bahwa momen tersebut merupakan bagian dari konsolidasi kekuatan strategis kampus untuk mengejar target besar, yakni menembus peringkat 500 besar dunia versi QS World University Rankings (QS WUR).
Saat ini Unhas telah berhasil menempatkan diri di jajaran peringkat 851-900 dunia pada 2025. Namun, Jamaluddin Jompa menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak boleh membuat sivitas akademika berpuas diri. Ia menyebut capaian itu justru harus menjadi bahan bakar untuk bekerja lebih keras lagi agar ambisi yang lebih tinggi bisa diraih.
Rektor menjelaskan bahwa untuk mencapai peringkat 500 besar dunia, Unhas perlu melakukan lompatan sekitar 100 peringkat setiap tahunnya. Menurutnya, jika hanya bergerak satu peringkat dalam setahun, target tersebut akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Ia mengakui bahwa ambisi itu memang berat, tetapi meyakini bahwa langkah-langkah yang telah ditempuh kampus sudah berada di jalur yang tepat.
Dalam sambutannya di hadapan ratusan pejabat baru, Jamaluddin Jompa menggunakan analogi dunia balap MotoGP untuk menggambarkan ketatnya persaingan pemeringkatan universitas global. Ia menyebut bahwa seperti halnya pembalap yang berada di posisi terdepan akan terus dikejar oleh rival di belakangnya, universitas yang sudah naik peringkat pun akan menghadapi tekanan serupa dari kampus-kampus lain yang terus berbenah.
Rektor juga mengingatkan agar seluruh jajaran tidak terjebak dalam zona nyaman meski publikasi ilmiah sudah meningkat dan soliditas internal terasa semakin baik. Dalam konteks persaingan universitas kelas dunia, kata dia, rasa puas diri justru bisa menjadi penghambat kemajuan.
Jamaluddin Jompa menekankan pentingnya kesamaan visi di antara seluruh pimpinan unit kerja. Ia menyebut kolaborasi sebagai faktor kunci yang akan mempercepat pencapaian target strategis universitas. Dengan seluruh unit bergerak dalam satu arah, ia optimistis bahwa lompatan besar dalam pemeringkatan dunia bukan hal yang mustahil bagi Unhas.
Tag: Universitas Hasanuddin, QS World University Rankings, pelantikan pejabat, pendidikan tinggi, Jamaluddin Jompa