Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Utusan Khusus Presiden Sebut Jember Berpotensi Jadi Pusat Wisata Kawasan Timur Jawa

2026-07-26 06:14 WIB · aindari · 👁 1rb dibaca

Zita Anjani menilai Kabupaten Jember memiliki modal lengkap sebagai magnet pariwisata, namun masih perlu penguatan konektivitas udara.

Kabupaten Jember dinilai menyimpan potensi besar untuk menjelma menjadi pusat pariwisata di kawasan timur Pulau Jawa. Penilaian tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani saat berkunjung ke Jember pada Sabtu petang, di mana ia menghadiri forum diskusi pariwisata sekaligus rangkaian pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC).

Dalam forum bertajuk "Kolaborasi Menuju Pariwisata Kabupaten Jember yang Berkualitas, Berkelanjutan, dan Mendunia" yang berlangsung di Pendapa CSL Gebang, Zita berdiskusi dengan berbagai kalangan mulai dari pegiat pariwisata, Duta Wisata, Puteri Indonesia, Gus Ning Jember, tokoh pemuda, hingga pelaku UMKM. Kunjungan kali ini merupakan yang kedua baginya setelah sebelumnya hadir pada penyelenggaraan JFC tahun lalu.

Zita menyoroti peran sentral JFC dalam membangun industri karnaval nasional. Menurutnya, Jember merupakan pelopor penyelenggaraan karnaval di Indonesia, dan banyak kabupaten serta kota lain yang kemudian terinspirasi menggelar acara serupa. Ia menyampaikan apresiasi kepada Jember dan Yayasan Jember Fashion Carnaval yang telah menjadi rujukan karnaval di Tanah Air.

Dari dialog dengan Gus Ning Jember, Zita melihat bahwa daerah ini memiliki ragam daya tarik wisata yang sangat lengkap. Kawasan kaki Gunung Raung, air terjun, pantai, desa wisata, hingga bentang alam persawahan menjadikan Jember memiliki paket wisata yang utuh dan beragam bagi pengunjung.

Namun di balik kekayaan destinasi tersebut, Zita mengakui masih ada tantangan yang harus diselesaikan, terutama soal konektivitas transportasi udara. Ia berharap frekuensi penerbangan menuju Jember dapat ditingkatkan, termasuk pembukaan rute baru yang menghubungkan Jember dengan destinasi wisata lain seperti Bali. Peningkatan akses udara ini diyakini akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan kunjungan wisatawan. Di sisi lain, ia menilai infrastruktur jalan darat menuju Jember sudah cukup baik, dengan akses dari berbagai jalur yang relatif memadai dan didukung panorama alam sebagai nilai tambah.

Terkait dukungan dari pemerintah pusat, Zita menegaskan kesiapannya mendorong penyelenggaraan berbagai agenda pariwisata di Jember, khususnya acara berskala internasional seperti JFC. Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyelenggara kegiatan, serta pelaku seni dan industri kreatif agar dampak ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Tag: pariwisata Jember, Jember Fashion Carnaval, Zita Anjani, wisata Jawa Timur, konektivitas udara