Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Ekonomi

62.000 Keluarga Tandatangani KPR Subsidi Serentak, Prabowo Berdialog Langsung dengan Penerima dari Papua hingga Maluku

2026-07-30 17:12 WIB · aindari · 👁 381 dibaca

Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal KPR bersubsidi untuk 62.000 unit rumah secara serentak dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Sebanyak 62.000 keluarga resmi menjadi pemilik rumah bersubsidi setelah Presiden Prabowo Subianto memimpin prosesi akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang digelar serentak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Peresmian ditandai dengan ucapan basmalah dan penekanan tombol oleh Presiden di atas panggung.

Di sisi Presiden saat prosesi berlangsung, hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, bersama dua warga peserta akad yang mewakili ribuan penerima lainnya.

Usai prosesi simbolis, Prabowo menyempatkan diri berdialog langsung melalui sambungan video conference dengan sejumlah penerima rumah subsidi dari berbagai penjuru Indonesia. Ia berbincang dengan Stenly, seorang pedagang sirih pinang di Jayapura, Papua; Sarah, pedagang kelontong di Banda Aceh; serta Eni, pengemudi ojek online di Nusa Tenggara Timur. Dialog juga menjangkau penerima di Tomohon, Sulawesi Utara, dan Kota Tual, Maluku.

Dalam percakapan dengan Eni, Presiden menanyakan besaran cicilan bulanan yang harus ditanggung. Eni menyebut angka Rp1.300.000 per bulan sebagai kewajiban cicilannya. Skema yang digunakan dalam akad massal ini adalah KPR sejahtera melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang memungkinkan masyarakat berpenghasilan rendah mengakses kepemilikan rumah dengan bunga terjangkau.

Sementara itu, Sarah dari Banda Aceh menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden atas terwujudnya impian memiliki hunian bagi keluarganya melalui program tersebut. Pernyataan itu disampaikan langsung kepada Prabowo dalam sesi dialog virtual.

Acara di Batang dihadiri oleh jajaran pejabat negara dari berbagai kementerian dan lembaga, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Akad massal ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mendorong pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dengan cakupan penerima yang tersebar dari ujung barat hingga timur Indonesia.

Tag: KPR subsidi, FLPP, rumah subsidi, Prabowo Subianto, perumahan rakyat