Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Kapal Kargo Diterjang Proyektil Misterius di Perairan Oman, Penyelidikan Dibuka

2026-08-04 12:31 WIB · aindari · 👁 493 dibaca

Sebuah kapal kargo terkena hantaman proyektil tak dikenal sekitar 20 mil laut dari Khasab, Oman, di tengah memanasnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz.

Sebuah kapal kargo mengalami serangan proyektil di perairan lepas pantai Oman pada Selasa dini hari waktu setempat. Insiden itu pertama kali dilaporkan oleh Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), yang menerima siaran darurat dari kapal tersebut melalui VHF Channel 16. Posisi kapal saat kejadian tercatat sekitar 20 mil laut di timur laut Khasab, wilayah pesisir Oman.

UKMTO menyatakan pihak berwenang segera membuka penyelidikan atas insiden ini. Lembaga itu juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh kapal yang beroperasi di kawasan tersebut agar meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok atau pihak mana pun yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan jenis proyektil yang digunakan pun masih belum teridentifikasi.

Insiden ini muncul di tengah situasi geopolitik yang memanas di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran tersibuk dan terpenting di dunia. Ketegangan meningkat setelah serangkaian konfrontasi militer antara Amerika Serikat dan Iran dalam waktu belakangan ini. Washington mendesak Teheran untuk menjamin kebebasan navigasi di selat tersebut, sementara Iran bersikukuh bahwa pelayaran di perairan yang berbatasan dengan wilayahnya harus berada di bawah pengawasan negaranya.

Di sisi diplomatik, Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (1/8) mengklaim telah membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah adanya upaya mediasi di kawasan. Namun pernyataan itu langsung dibantah oleh pejabat Iran. Teheran juga menepis laporan yang menyebut telah ada kesepakatan untuk membuka kembali akses di Selat Hormuz, sehingga situasi di kawasan itu masih jauh dari kata stabil.

Serangan terhadap kapal kargo di dekat Oman ini menambah panjang daftar insiden maritim yang membayangi jalur perdagangan vital tersebut. Ketidakpastian soal keamanan pelayaran di kawasan Teluk berpotensi memperburuk sentimen pasar energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan pintu keluar bagi sebagian besar ekspor minyak dari negara-negara Teluk Persia. Komunitas maritim internasional kini menanti hasil penyelidikan untuk mengungkap asal-usul serangan dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Tag: Oman, Selat Hormuz, keamanan maritim, AS-Iran, kapal kargo