Prabowo Turun Tangan Soal Pemadaman Listrik Kalimantan, Bahlil Diminta Ambil Langkah Terukur
2026-08-04 17:01 WIB · aindari · 👁 793 dibaca

Presiden Prabowo memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berkoordinasi dengan PLN untuk segera menuntaskan gangguan listrik yang masih melanda sejumlah titik di Kalimantan.
Persoalan pemadaman listrik di Kalimantan naik ke meja presiden. Dalam sebuah rapat terbatas, Presiden Prabowo Subianto secara langsung menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia agar segera mengambil langkah-langkah konkret bersama PT PLN (Persero) untuk mengatasi gangguan pasokan listrik yang masih terjadi di berbagai titik di Kalimantan.
Balhlil mengungkapkan hal itu kepada wartawan usai rapat terbatas tersebut. Selain dirinya, rapat itu juga dihadiri Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto, serta Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria. Bahlil menyebut isu kelistrikan di Kalimantan menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuan tersebut.
Menurut Bahlil, pemerintah mengakui masih ada pemadaman di beberapa wilayah Kalimantan. Presiden, kata dia, meminta agar masalah ini diselesaikan melalui koordinasi yang intensif dengan PLN. Bahlil memastikan pihaknya akan menuntaskan persoalan itu dalam waktu dekat.
Soal akar masalah, Bahlil menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari PLN, gangguan yang terjadi bukan dipicu oleh kekurangan pasokan energi. Penyebabnya lebih berkaitan dengan pekerjaan pemeliharaan serta persoalan jaringan. Dengan kata lain, ketersediaan energi diklaim tidak bermasalah, namun kondisi teknis di lapangan menjadi penghambat distribusi listrik ke pelanggan.
Di tingkat operasional, PLN telah lebih dulu bergerak mempercepat pemulihan sejumlah unit pembangkit pada Sistem Interkoneksi Kalimantan. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng), Iwan Soelistijono, menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada generator PLTU Asam-Asam, ditambah kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit milik Independent Power Producer (IPP). Kombinasi gangguan ini menyebabkan kemampuan pasok sistem berkurang sehingga pasokan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjadi terbatas.
PLN menyatakan fokus utama saat ini adalah mempercepat penyelesaian pekerjaan di seluruh unit pembangkit yang bermasalah. Perusahaan mengerahkan personel terbaik dan memperkuat koordinasi teknis bersama pengelola pembangkit serta pemangku kepentingan terkait. PLN juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan mengapresiasi kesabaran masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah selama proses pemulihan berlangsung.
Tag: Prabowo, Bahlil Lahadalia, PLN, pemadaman listrik, Kalimantan