Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

Strategi "3C" Kemkomdigi untuk Mendorong Pertumbuhan Industri Gim Indonesia

2026-08-09 06:10 WIB · aindari · 👁 433 dibaca

Kementerian Komunikasi dan Digital mengusung kerangka kerja connectivity, catalyst, dan competency sebagai pilar utama pengembangan ekosistem gim nasional.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menetapkan tiga pilar strategis yang diberi nama "3C" untuk mendukung kemajuan industri gim di Indonesia. Kerangka kerja ini mencakup connectivity (konektivitas), catalyst (katalis), dan competency (kompetensi), yang masing-masing dijalankan melalui sejumlah program konkret. Hal tersebut disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital bidang Pemuda dan Startup, Alfreno Kautsar, saat acara Hari Games Nasional (HARGAI) 2026 di Garuda Sparks Innovation Hub, Jakarta Pusat, Sabtu.

Pada pilar pertama, konektivitas dianggap sebagai fondasi utama digitalisasi. Kemkomdigi melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital menjalankan program fiberisasi yang dinilai krusial bagi pengembangan talenta industri gim. Alfreno menekankan bahwa para pengembang gim yang memanfaatkan platform digital sangat bergantung pada koneksi internet yang andal, baik untuk mengunggah karya maupun melakukan riset.

Upaya pemerataan akses digital juga diperluas hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau internet melalui program Kampung Internet. Menurut Alfreno, program ini kini telah hadir di 2.000 titik di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah mempersempit kesenjangan digital antara masyarakat perkotaan dan perdesaan, sehingga mereka yang sebelumnya harus pergi ke pusat kabupaten demi mendapatkan akses internet kini bisa terhubung langsung dari lingkungan tempat tinggalnya.

Pilar kedua, yakni katalis, diwujudkan melalui keberadaan Garuda Sparks Innovation Hub yang berada di bawah tanggung jawab Direktorat Jenderal Ekosistem Digital. Fasilitas ini awalnya dirancang sebagai ruang bagi berbagai kegiatan inovatif di ranah digital yang diharapkan mampu menghasilkan solusi bermanfaat bagi masyarakat luas. Saat ini, Garuda Sparks Innovation Hub tidak hanya beroperasi di Jakarta, melainkan telah tersebar di 19 kota besar lainnya, termasuk Bandung, Medan, Manado, Pontianak, dan Jayapura.

Pemilihan Garuda Sparks Innovation Hub Jakarta sebagai tempat penyelenggaraan HARGAI 2026 disebut sebagai bukti nyata peran Kemkomdigi dalam mengkatalisasi pertumbuhan industri gim. Ajang tersebut dinilai menjadi wadah strategis yang mempertemukan seluruh elemen ekosistem gim nasional, mulai dari pengembang, regulator, hingga komunitas pecinta gim.

Pilar terakhir adalah kompetensi, yang difokuskan pada penciptaan talenta digital berkualitas untuk industri gim. Kemkomdigi melalui Badan Pengembangan SDM (BPSDM) menyediakan beragam program pelatihan yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program-program tersebut dapat diakses melalui situs digitalent.komdigi.go.id, sehingga siapa pun memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan digitalnya dan berkontribusi dalam pertumbuhan industri gim tanah air.

Tag: industri gim, Kemkomdigi, talenta digital, konektivitas, HARGAI 2026