Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Melindungi Privasi Siswa Pascapenemuan Senjata dan Narkotika di Sekolah Jakarta Selatan

2026-08-09 17:03 WIB · aindari · 👁 348 dibaca

Arifah Fauzi meminta seluruh pihak tidak memberikan stigma kepada anak-anak terkait kasus penemuan ratusan senjata, narkotika, dan materi pornografi di lingkungan sekolah di Kebayoran Lama.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi angkat bicara soal kasus penemuan sejumlah besar senjata, narkotika, serta kepingan CD/VCD berkonten pornografi di sebuah sekolah yang berada di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dalam pernyataannya pada Minggu di Jakarta, ia menekankan bahwa perlindungan terhadap privasi dan kondisi psikologis para siswa harus menjadi perhatian utama semua pihak.

Menurut Menteri Arifah, anak-anak seharusnya tidak menjadi pihak yang menanggung dampak dari persoalan yang bukan tanggung jawab mereka. Ia mengingatkan agar masyarakat maupun media tidak memberikan stigma kepada para siswa sehingga mereka tetap dapat menjalani proses belajar secara nyaman dan tanpa tekanan. Kepentingan terbaik bagi anak, tegasnya, harus tetap menjadi prioritas di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Kasus ini bermula dari penemuan barang bukti dalam jumlah besar di gudang salah satu yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang. Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan total 995 unit airsoft gun, yang terdiri dari 776 revolver airsoft gun dan 215 pistol airsoft gun. Selain itu, petugas juga menyita empat pucuk senapan angin, satu senjata api bermerek Francispa, serta empat laras senjata panjang buatan pabrik.

Temuan tidak berhenti pada senjata. Aparat kepolisian juga menemukan dua linting yang diduga merupakan narkotika jenis ganja dan satu paket yang diduga sabu. Di lokasi yang sama, 25 keping CD/VCD bermuatan pornografi turut diamankan. Keseluruhan temuan ini menambah keprihatinan publik terhadap keamanan lingkungan pendidikan.

Menteri Arifah menyatakan pihaknya menghormati proses penyelidikan yang tengah dilakukan kepolisian dan tidak akan mendahului proses hukum. Ia meminta semua pihak bersikap serupa, yakni menahan diri dari kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan. Pada saat bersamaan, ia mendorong pengelola sekolah untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh ruangan dan fasilitas yang ada.

Lebih jauh, Kementerian PPPA mengimbau agar sekolah memperkuat sistem pengawasan internal guna memastikan lingkungan pendidikan benar-benar aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak. Pihak sekolah juga diharapkan mampu menjamin bahwa kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung dengan baik meskipun kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Tag: perlindungan anak, temuan senjata sekolah, Kementerian PPPA, keamanan sekolah, Jakarta Selatan