Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Ratusan Personel dan Tiga Helikopter Dikerahkan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut 50 Hektare di Muaro Jambi

2026-08-09 17:10 WIB · aindari · 👁 881 dibaca

Upaya pemadaman kebakaran lahan gambut seluas 50 hektare di Kabupaten Muaro Jambi telah berlangsung selama tiga hari dengan mengerahkan 300 personel dan tiga helikopter water bombing.

Kebakaran lahan gambut seluas 50 hektare di Desa Persiapan Air Merah, wilayah pemekaran dari Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, belum juga padam meski upaya pemadaman telah berlangsung sejak Rabu (5/8). Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Jambi bersama berbagai pihak terus bekerja mengatasi kobaran api yang tersebar di beberapa titik lokasi.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia menyatakan bahwa pihak kepolisian bersama Satgas Karhutla tidak berhenti melakukan pemadaman sejak api pertama kali terdeteksi. Ia menyebutkan bahwa lahan gambut yang terbakar menjadi tantangan tersendiri karena api menyebar di sejumlah lokasi berbeda.

Untuk mempercepat proses pemadaman, tiga unit helikopter water bombing diterjunkan ke area kebakaran. Selain itu, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengungkapkan bahwa sebanyak 300 personel telah diturunkan ke lapangan guna menangani kebakaran ini. Para personel tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan di titik-titik yang masih menyimpan bara untuk mencegah api kembali menyala dan meluas ke area sekitarnya.

Seluruh personel yang bertugas tetap bersiaga dan terus memantau kondisi kawasan yang sebelumnya sudah terbakar. Langkah ini ditempuh untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul setelah proses pemadaman dilakukan.

Dari sisi penegakan hukum, Polda Jambi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran. Kombes Pol Taufik menegaskan bahwa area tersebut diamankan untuk mendukung proses penyelidikan. Hingga saat ini, kepemilikan lahan yang terbakar masih dalam tahap penyelidikan untuk mengidentifikasi apakah lahan tersebut milik perusahaan atau milik masyarakat.

Peninjauan langsung ke lokasi kebakaran turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Karo Ops Polda Jambi, Pasi Korem 042/Gapu, dan Kapolres Muaro Jambi. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan berbagai institusi dalam menangani insiden ini secara terkoordinasi.

Dengan kondisi lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan, upaya gabungan dari unsur kepolisian, TNI, BPBD, serta Satgas Karhutla menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar di wilayah Muaro Jambi.

Tag: karhutla Jambi, kebakaran lahan gambut, Muaro Jambi, Satgas Karhutla, water bombing