Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas Lebih dari 100 Hektare, Pemadaman Terkendala Akses dan Sumber Air
2026-08-08 17:10 WIB · aindari · 👁 362 dibaca

Tim Manggala Agni terus berjuang memadamkan tiga titik kebakaran hutan dan lahan di tiga kabupaten di Riau dengan total area terbakar melebihi 100 hektare.
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau menghadapi tantangan berat seiring luasan area yang terbakar terus bertambah. Setidaknya tiga lokasi karhutla tersebar di Kabupaten Pelalawan, Inderagiri Hulu, dan Bengkalis, dengan total luas terbakar melampaui 100 hektare. Tim Manggala Agni dari beberapa daerah operasi dikerahkan untuk menangani situasi ini.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa titik api terluas berada di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan hasil digitasi lapangan, area yang terbakar di lokasi tersebut mencapai 64 hektare. Proses pemadaman sudah berlangsung selama sepuluh hari dan masih terus dilakukan. Kondisi bahan bakar yang padat serta jarak tempuh yang jauh menuju titik api utama menjadi hambatan utama. Perjalanan menggunakan kendaraan roda dua saja membutuhkan waktu satu setengah jam untuk mencapai kepala api.
Guna mengatasi kendala tersebut, alat berat dikerahkan untuk membuka jalur akses menuju lokasi kebakaran. Alat berat juga digunakan untuk membangun sekat bakar dan membuat embung sebagai cadangan sumber air bagi tim pemadam di lapangan.
Sementara itu, titik api kedua teridentifikasi di Desa Sungai Guntung Hilir, Kabupaten Inderagiri Hulu, dengan luas terbakar mencapai 50 hektare. Angka tersebut belum bersifat final dan masih berpotensi bertambah. Pemadaman di lokasi ini sudah memasuki hari keenam dengan sejumlah tantangan serius, mulai dari padatnya bahan bakar, asap tebal yang menyelimuti area, hingga angin kencang yang mempersulit kerja tim. Ketersediaan air juga menjadi masalah besar karena embung yang ada sudah mengering.
Kondisi akses menuju kepala api di Inderagiri Hulu juga belum sepenuhnya terbuka, sehingga tim pemadam terpaksa menyisir dari bagian tengah lokasi kebakaran. Mereka memanfaatkan embung yang tersisa dengan membentangkan selang sepanjang 450 meter. Untuk mempercepat penanganan, tiga unit alat berat tambahan disiapkan guna membuka akses ke sisi utara kepala api, membangun embung-embung baru, serta membuat sekat bakar.
Selain dua lokasi utama tersebut, kebakaran lahan juga terjadi di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, dengan luas sekitar 10 hektare. Penanganan di titik ini dilakukan oleh Manggala Agni Daerah Operasi Dumai dan baru memasuki hari kedua. Dengan tiga titik kebakaran yang masih aktif secara bersamaan, sumber daya pemadaman di Riau tengah diuji dalam menghadapi ancaman karhutla yang terus meluas.
Tag: karhutla Riau, Manggala Agni, kebakaran hutan, Pelalawan, Inderagiri Hulu