Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Desain Baru, Harga Naik Rp4,5 Juta dari Pendahulunya
2026-08-11 06:11 WIB · aindari · 👁 360 dibaca

Galaxy Z Fold8 membawa perubahan desain lipatan yang signifikan sekaligus memecahkan rekor pre-order, meski banderol harganya kini mencapai Rp28 juta.
Samsung kembali memperbarui lini ponsel lipatnya dengan menghadirkan Galaxy Z Fold8, yang datang bukan sekadar dengan pembaruan spesifikasi, melainkan juga perubahan desain yang cukup mencolok. Salah satu yang paling disorot adalah bentuk bodi yang kini tampil lebih kotak dibanding generasi sebelumnya — sebuah pergeseran estetika yang rupanya mendapat sambutan positif dari konsumen Indonesia.
Perubahan desain ini tidak datang tanpa konsekuensi harga. Galaxy Z Fold8 dibanderol sekitar Rp28 juta, naik Rp4,5 juta dibandingkan Galaxy Z Fold7. Kenaikan ini menempatkan perangkat tersebut lebih jauh ke segmen premium, meski Samsung tampaknya yakin pasar siap menyerapnya.
Keyakinan itu tampaknya terbukti di tahap awal pemasaran. Galaxy Z Fold8 dilaporkan memecahkan rekor pre-order dan menjadi ponsel lipat Samsung yang paling banyak dipesan sebelum resmi dijual. Angka ini menjadi sinyal bahwa antusiasme konsumen terhadap form factor lipat terus tumbuh, setidaknya untuk segmen yang bersedia merogoh kocek dalam.
Selain soal desain dan harga, Samsung juga memperkuat Fold8 dengan sejumlah pembaruan fitur. Perangkat ini diklaim membawa 19 fitur baru, termasuk peningkatan pada sisi kecerdasan buatan atau AI. Fitur-fitur berbasis AI ini disebut menjadi salah satu daya tarik utama yang membedakan Fold8 dari pendahulunya, meski detail teknis lengkap dari masing-masing fitur tersebut masih perlu dieksplorasi lebih jauh oleh pengguna.
Dari sisi ulasan awal, Galaxy Z Fold8 mendapat perhatian dari berbagai media teknologi yang menilai apakah kenaikan harga sebesar itu sepadan dengan pembaruan yang ditawarkan. Pertanyaan soal nilai atau worth it tidaknya perangkat ini menjadi diskusi yang wajar mengingat selisih harga dengan generasi sebelumnya cukup terasa di kantong konsumen.
Bagi pasar Indonesia khususnya, desain kotak Galaxy Z Fold8 disebut menjadi salah satu faktor penarik minat. Perubahan visual ini memberi kesan yang lebih segar dan berbeda dari tren ponsel lipat sebelumnya yang cenderung membulat. Samsung tampaknya mempertimbangkan selera estetika konsumen sebagai bagian dari strategi pembaruan produk, bukan hanya mengandalkan peningkatan performa semata.
Tag: Samsung, Galaxy Z Fold8, Ponsel Lipat, Teknologi, AI