Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Kesehatan

81 Warga Korban Banjir Aceh Tamiang Diperiksa Tim Medis Bogor, Trauma Jadi Pemicu Penyakit

2026-08-11 17:11 WIB · aindari · 👁 847 dibaca

Tim Bogor Peduli Bencana menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Lintang Bawah dan menemukan beragam gangguan fisik yang dipicu trauma pascabanjir bandang.

Sebanyak 81 warga terdampak banjir bandang di Desa Lintang Bawah, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, mendapat layanan kesehatan gratis dari Tim Bogor Peduli Bencana pada Minggu, 9 Agustus. Pemeriksaan menyasar berbagai kelompok usia, dari balita hingga lansia di atas 60 tahun, dengan peserta terdiri dari 26 laki-laki dan 55 perempuan.

Kepala Puskesmas Bogor Utara, Astrid Dewi Prabaningtyas, menyebut kondisi psikologis warga turut memengaruhi kesehatan fisik mereka. Trauma akibat bencana, yang antara lain ditandai dengan gangguan tidur, menjadi pintu masuk munculnya berbagai keluhan kesehatan. Temuan pemeriksaan mencerminkan hal itu: 22 warga mengalami hipertensi, 19 orang batuk, 16 orang menderita dermatitis atau radang kulit, tujuh orang terkena skabies, lima orang diabetes melitus, dan lima lainnya stroke.

Tim medis bahkan mendatangi langsung kediaman seorang warga yang tidak lagi mampu berjalan akibat komplikasi diabetes melitus, guna memastikan ia tetap mendapat pelayanan meski tidak bisa hadir ke pos pemeriksaan.

Selain pemeriksaan umum, layanan kesehatan gigi dibuka dan dimanfaatkan oleh 39 warga — enam laki-laki dan 33 perempuan. Hasil pemeriksaan gigi menemukan sejumlah kasus gangren radix, gangren pulpa, dan pulpitis. Hanya satu warga yang dinyatakan tidak mengalami kelainan gigi.

Kegiatan ini melibatkan dua kepala puskesmas yang ditugaskan Dinas Kesehatan Kota Bogor, yakni Astrid Dewi Prabaningtyas dan Kepala Puskesmas Pancasan Dessy Yuliarty. Misi kesehatan tersebut merupakan bagian dari penyaluran donasi gelombang kedua dari masyarakat Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin yang memimpin rombongan relawan menyatakan bantuan disalurkan kepada sekitar 250 kepala keluarga di Desa Lintang Bawah, Kecamatan Kualasimpang. Bantuan berupa uang tunai per kepala keluarga, susu untuk anak-anak, serta bahan kebutuhan pokok. Jenal menambahkan, tim juga meninjau kondisi pemulihan wilayah untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan yang mungkin perlu dikomunikasikan ke pemerintah pusat.

Kondisi di lapangan menunjukkan pemulihan masih berlangsung. Sejumlah rumah warga di desa tersebut masih rusak, meski beberapa hunian sementara telah dibangun dan mulai ditempati oleh para penyintas bencana.

Tag: banjir Aceh Tamiang, kesehatan bencana, Bogor Peduli Bencana, trauma pascabanjir, layanan medis gratis