Kushner Terbang ke Yerusalem, Bawa Tekanan agar Israel Percepat Pelaksanaan Rencana Gaza
2026-08-17 17:05 WIB · aindari · 👁 789 dibaca
Jared Kushner dijadwalkan menemui Netanyahu bersama Tony Blair dan utusan Dewan Perdamaian untuk mendorong kelanjutan rencana Gaza versi Trump.
Jared Kushner, menantu sekaligus utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem. Pertemuan itu dilaporkan The Jerusalem Post pada Senin, mengutip pejabat Israel yang tidak disebutkan identitasnya.
Kushner tidak datang sendiri. Ia akan didampingi mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair serta Nickolay Mladenov, perwakilan tinggi Dewan Perdamaian untuk Gaza. Ketiganya disebut akan memberikan tekanan kepada Netanyahu agar Israel segera melangkah ke fase berikutnya dari rencana perdamaian Trump yang memuat 20 poin, termasuk 15 poin yang secara khusus mengatur pelucutan senjata Hamas.
Agenda utama pembicaraan di Yerusalem mencakup upaya demiliterisasi Jalur Gaza dan memastikan wilayah tersebut tidak kembali berada di bawah kendali Hamas. Selain itu, pertemuan juga akan membahas rencana pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza, sebagaimana disampaikan sumber kepada The Jerusalem Post.
Kunjungan ke Israel ini bukan langkah pertama Kushner dalam rangkaian diplomasi Gaza. Sehari sebelumnya, Axios melaporkan bahwa Kushner telah bertemu dengan pimpinan Hamas di Mesir. Ia juga sempat berdiskusi dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi di El Alamein mengenai implementasi rencana Trump untuk Gaza.
Latar belakang pertemuan ini tak lepas dari perkembangan di lapangan. Pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas—dengan mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turki—menyepakati pelaksanaan tahap pertama rencana perdamaian usulan Trump. Gencatan senjata mulai berlaku sehari setelahnya. Berdasarkan kesepakatan itu, pasukan Israel mundur ke Garis Kuning, meski masih menguasai lebih dari separuh wilayah Jalur Gaza.
Pada akhir Juli, Dewan Perdamaian mengumumkan Hamas telah menyetujui peta jalan untuk tahap-tahap berikutnya dari kesepakatan tersebut. Rencana lanjutan itu mencakup pengalihan kendali Gaza secara bertahap kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, serta pembentukan badan khusus yang bertugas memantau kemungkinan pelanggaran oleh kedua pihak, baik Hamas maupun Israel.
Pertemuan Kushner dengan Netanyahu menjadi sinyal bahwa Washington ingin menjaga momentum kesepakatan agar tidak mandek di tahap awal. Sejauh mana tekanan diplomatik ini mampu menggerakkan Israel untuk melanjutkan proses berikutnya masih menjadi pertanyaan terbuka.
Tag: Gaza, Jared Kushner, Benjamin Netanyahu, gencatan senjata, Hamas