Gapki Gandeng Wartawan untuk Luruskan Informasi Sawit yang Belum Diketahui Publik
2026-08-18 17:09 WIB · aindari · 👁 850 dibaca
Gapki membangun sinergi dengan media secara berkelanjutan agar informasi industri sawit sampai ke masyarakat secara utuh dan akurat.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengambil langkah konkret untuk memperluas pemahaman publik tentang industri sawit di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi sektor ini. Salah satu caranya adalah mempererat hubungan dengan kalangan jurnalis, termasuk melalui media gathering bersama Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) di Jakarta, Selasa.
Ketua Bidang Komunikasi Gapki, Bandung Sahari, menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi industri sawit bukan semata urusan pelaku usaha, melainkan persoalan bersama yang perlu disikapi secara komprehensif dan kolaboratif. Ia menilai kedekatan antara industri dan media menjadi kunci, mengingat masih banyak informasi seputar sawit yang belum menjangkau masyarakat luas.
Menurut Bandung, komunikasi antara Gapki dan media selama ini kerap baru terjadi ketika muncul isu atau persoalan tertentu. Pola seperti itu dinilai tidak cukup. Ia mendorong agar interaksi dijalin secara rutin dan berkelanjutan sehingga gambaran mengenai industri sawit bisa disampaikan secara lebih menyeluruh kepada publik. Dengan data dan informasi yang lengkap, ia berharap diskusi yang terbangun ke depan bisa lebih substantif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat serta bangsa.
Bandung juga menyoroti pentingnya mengidentifikasi kebutuhan informasi dari berbagai pemangku kepentingan, baik di dalam maupun luar negeri. Interaksi yang intens antara Gapki dan wartawan, menurutnya, akan membantu proses itu berjalan lebih baik, sekaligus memastikan pesan yang disampaikan tepat sasaran.
Senada dengan itu, Ketua Umum Forwatan Beledug Bantolo menyambut baik upaya penguatan komunikasi ini. Ia menyebut hubungan yang terbuka antara industri dan media sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem komunikasi sawit yang lebih sehat. Bantolo pun berharap pertemuan antara kedua pihak tidak hanya berlangsung saat ada masalah, tetapi menjadi agenda rutin yang memperkuat pemahaman bersama.
Dengan komunikasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, Bantolo optimistis informasi mengenai industri sawit dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih akurat dan tepat sasaran. Langkah ini dinilai penting mengingat sawit merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia yang menyentuh hajat hidup banyak pihak, dari petani hingga pekerja industri.
Tag: Gapki, kelapa sawit, komunikasi industri, Forwatan, pertanian