Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

KRI Bung Hatta Angkut Bantuan Presiden dan Logistik BNPB ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

2026-08-19 17:09 WIB · aindari · 👁 533 dibaca

Jalur laut dipilih untuk mempercepat distribusi logistik ke Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, dua daerah dengan korban jiwa dan pengungsi terbanyak akibat gempa magnitudo 7,7.

Pemerintah mengerahkan KRI Bung Hatta untuk mengangkut bantuan logistik bagi korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat menuju Pelabuhan Reok di Kabupaten Manggarai pada Selasa, 18 Agustus.

Muatan kapal mencakup paket bantuan Presiden RI, paket sembako, tenda keluarga, dan tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ditambah donasi dari masyarakat. Setelah bersandar di Pelabuhan Reok, seluruh logistik itu akan diteruskan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan transportasi laut dipilih karena dinilai paling efektif untuk mempercepat bantuan sampai ke tangan warga terdampak.

Data penanganan pascabencana per 18 Agustus menunjukkan Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua kabupaten paling parah terdampak. Di Manggarai, 27 orang meninggal dunia dan 6.487 jiwa mengungsi. Manggarai Timur mencatat 25 korban jiwa dengan jumlah pengungsi yang jauh lebih besar, yakni 15.465 jiwa.

Selain KRI Bung Hatta, TNI Angkatan Laut juga mengerahkan KRI dr. Soeharso, kapal bantu rumah sakit milik TNI AL, untuk memberikan layanan kesehatan di wilayah terdampak gempa NTT.

Untuk memastikan distribusi logistik menjangkau seluruh wilayah terdampak, BNPB membuka tiga Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas). Pos pertama berlokasi di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sebagai titik penampungan bantuan dari berbagai instansi, organisasi, dan masyarakat sebelum disalurkan ke dua pos berikutnya. Posduklognas Labuan Bajo, yang beroperasi di Kantor UPBU Komodo, bertugas mendukung distribusi ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Sementara Posduklognas Maumere di Bandara Maumere melayani wilayah Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Ketiga pos tersebut terbuka bagi masyarakat maupun organisasi yang ingin menyalurkan donasi. BNPB mengimbau calon donatur untuk terlebih dahulu berkoordinasi dengan tim di Posduklognas setempat mengenai jadwal dan kebutuhan distribusi. Menurut Berton, koordinasi itu penting agar bantuan yang datang sesuai dengan kebutuhan warga dari sisi jenis, jumlah, waktu, dan moda transportasi, sehingga penyalurannya tepat sasaran.

Tag: Gempa NTT, KRI Bung Hatta, BNPB, Manggarai, Logistik Bencana