Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Ekonomi

PLN Kantongi Izin Eksplorasi Panas Bumi Gunung Ungaran, Bahlil Dorong Target Bauran 15 Persen

2026-08-20 17:09 WIB · aindari · 👁 329 dibaca

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menerbitkan izin pemanfaatan panas bumi di kawasan Gunung Ungaran untuk PLN, sebagai bagian dari upaya pemerintah mengejar target bauran energi geothermal 15 persen.

Pemerintah membuka lembaran baru pengembangan energi panas bumi di Jawa Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menerbitkan izin pemanfaatan panas bumi di kawasan Gunung Ungaran untuk PT PLN. Izin ini menjadi sinyal bahwa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di gunung tersebut akan segera memasuki tahap lebih lanjut.

Proyek ini menarik perhatian karena lokasi Gunung Ungaran berada di dekat kawasan cagar budaya, sehingga pengembangannya memerlukan perhatian ekstra terhadap aspek pelestarian lingkungan dan warisan budaya di sekitarnya. Pemerintah belum merinci langkah mitigasi konkret terkait kedekatan lokasi tersebut dengan zona lindung.

Langkah ini merupakan bagian dari ambisi besar pemerintah untuk mendorong bauran energi geothermal nasional hingga 15 persen. Target tersebut dinilai cukup ambisius mengingat realisasi pemanfaatan panas bumi Indonesia selama ini masih jauh dari potensi sesungguhnya. Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan panas bumi terbesar di dunia, namun tingkat implementasinya masih tertinggal dibandingkan negara lain seperti Amerika Serikat.

Untuk mempercepat realisasi proyek-proyek geothermal, Bahlil juga menyatakan rencana pemberian insentif pajak bagi pengembang energi panas bumi. Kebijakan fiskal ini diharapkan dapat menurunkan hambatan investasi yang selama ini membuat proyek geothermal sulit bersaing secara ekonomi dibandingkan sumber energi lain. Namun, kalangan pengamat dan pelaku industri masih menunggu wujud konkret dari keseriusan pemerintah dalam mengeksekusi target tersebut.

Kesenjangan antara potensi dan realisasi geothermal Indonesia memang menjadi sorotan. Meski menyimpan sumber daya panas bumi yang sangat besar, kapasitas terpasang PLTP nasional belum mencerminkan keunggulan geografis itu. Berbagai kendala mulai dari risiko eksplorasi yang tinggi, regulasi yang kompleks, hingga tantangan pendanaan disebut sebagai faktor penghambat utama.

Dengan diterbitkannya izin untuk Gunung Ungaran, pemerintah berharap momentum ini dapat mendorong lebih banyak proyek serupa bergulir. Namun, komitmen jangka panjang — termasuk kepastian regulasi dan dukungan fiskal yang nyata — akan menjadi penentu apakah target bauran 15 persen geothermal benar-benar dapat tercapai dalam kerangka waktu yang ditetapkan.

Tag: geothermal, PLTP Gunung Ungaran, PLN, energi terbarukan, Bahlil Lahadalia