Prabowo Terima Menlu dan Menhan China, Dorong Penguatan Kerja Sama Strategis
2026-08-22 17:03 WIB · aindari · 👁 623 dibaca

Presiden Prabowo Subianto menyambut kunjungan Menlu Wang Yi dan Menhan Dong Jun di kediamannya, sehari setelah kedua negara menggelar Dialog Strategis Komprehensif dan pertemuan 2+2.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan dua menteri senior China sekaligus di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (21/8) malam. Menteri Luar Negeri Wang Yi dan Menteri Pertahanan Laksamana Dong Jun hadir bersama dalam pertemuan yang juga dihadiri Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong. Ketiganya tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang dalam foto yang dirilis laman Kementerian Luar Negeri China.
Pertemuan malam itu menjadi penutup dari serangkaian agenda diplomatik yang padat. Pada pagi harinya, Menlu Sugiono dan Wang Yi menghadiri sesi pertama Dialog Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Dialogue/CSD), dilanjutkan dengan pertemuan ke-2 mekanisme Dialog 2+2 yang mempertemukan menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara secara bersamaan.
Dalam pertemuan dengan dua menteri China itu, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap hasil CSD dan Dialog 2+2, serta menitipkan salam kepada Presiden Xi Jinping. Ia menilai China di bawah kepemimpinan Xi telah berhasil mengentaskan kemiskinan bagi ratusan juta warganya dan mencatat kemajuan besar di bidang ekonomi, sains dan teknologi, serta militer. Prabowo menyebut pencapaian itu sebagai teladan bagi negara-negara Global South yang layak dijadikan rujukan.
Prabowo menegaskan Indonesia ingin memperluas kerja sama strategis dengan China di berbagai sektor, mulai dari politik, ekonomi, hingga ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia juga menyatakan Indonesia terbuka bagi lebih banyak investasi perusahaan China dan berkomitmen menyediakan iklim usaha yang kondusif. Di sisi lain, Prabowo menegaskan Indonesia menolak segala bentuk provokasi maupun penggiringan isu yang dilatarbelakangi motif tersembunyi. Ia juga mengungkapkan rencananya menghadiri KTT APEC di Shenzhen pada November mendatang sebagai momentum mempererat koordinasi strategis dengan Beijing.
Dari pihak China, Wang Yi menyampaikan salam Presiden Xi kepada Prabowo dan mengapresiasi laju pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinannya. Wang Yi menekankan bahwa China dan Indonesia memiliki keunggulan yang saling melengkapi, dan China siap membantu Indonesia mengolah keunggulan sumber dayanya menjadi penggerak industrialisasi dan modernisasi.
Wang Yi juga menyuarakan pandangan geopolitik yang lebih luas. Ia menyatakan bahwa di tengah ketidakpastian global yang kian meningkat, solidaritas antara China, Indonesia, dan negara-negara berkembang lainnya justru semakin penting. Menurutnya, tidak ada kekuatan yang mampu menghentikan kebangkitan negara-negara Global South. China, tegasnya, berkomitmen bersama Indonesia menjalankan kesepakatan yang telah dicapai para kepala negara kedua pihak, termasuk hasil CSD dan Dialog 2+2, guna mendorong kerja sama di bidang politik, ekonomi, energi dan mineral, militer, serta keamanan.
Tag: Prabowo Subianto, Wang Yi, diplomasi Indonesia-China, Dialog Strategis Komprehensif, kerja sama bilateral