Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

Wamenekraf: Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI, Bisnis, hingga Kekayaan Intelektual

2026-08-23 17:11 WIB · aindari · 👁 355 dibaca

Irene Umar mendorong kampus menjadi ruang eksperimentasi aman bagi mahasiswa desain agar siap menghadapi tuntutan industri kreatif yang terus berubah.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan bahwa desainer di era sekarang tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan artistik. Perkembangan teknologi dan dinamika industri kreatif menuntut mereka menguasai spektrum kompetensi yang jauh lebih luas, mulai dari kecerdasan artifisial, pemikiran bisnis, kepemimpinan, kekayaan intelektual, hingga kepekaan budaya.

Menurut Irene, fondasi kompetensi itu idealnya dibangun sejak bangku kuliah. Ia mendorong kampus untuk bertransformasi menjadi semacam 'sandbox' — ruang yang aman bagi mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan, mencoba gagasan yang belum pernah ada, bahkan membuat prototipe yang gagal, tanpa rasa takut dihakimi. Pendekatan ini, menurutnya, penting untuk membentuk talenta kreatif yang lentur dan mampu beradaptasi dengan perubahan industri.

Ada lima area kompetensi yang ia soroti sebagai bekal desainer masa depan: AI literacy, leadership and systemic thinking, intellectual property readiness, cultural intelligence, dan designing impact. Kelima aspek itu dinilai krusial agar karya desain tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan sosial yang nyata. Irene menekankan bahwa desain kini dapat mengambil peran lebih strategis — bukan sekadar menghasilkan visual, melainkan merumuskan solusi atas persoalan nyata dan menghubungkan berbagai perspektif.

Irene juga mendorong desainer untuk membuka diri terhadap kolaborasi lintas disiplin sebagai cara memperluas dampak karya mereka. Semangat inilah yang menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan Program MODB (Master of Design BINUS) 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 22 Agustus 2026.

Program tersebut mencakup tiga kegiatan utama: MODB Thesis Exhibition, MODB Innovation Talks, dan MODB Design Dealing Room. Head of Department Master of Design BINUS Graduate Program, Dr. Ferric Limano, menyebut MODB dirancang sebagai titik temu antara gagasan desain dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Rangkaian Innovation Talks akan menghadirkan perspektif dari praktisi, investor, dan pemerintah, termasuk CEO WIR Group Stephen Ng serta investor dan Corporate Venture Builder Richie Wirjan.

Ferric menambahkan bahwa desain yang berdampak membutuhkan tiga pilar: teknologi yang digunakan secara etis, pemahaman bisnis yang solid, dan keterbukaan terhadap kolaborasi lintas bidang. Tanpa ketiganya, desain akan sulit berkembang dan memberikan kontribusi yang berarti bagi industri maupun masyarakat luas.

Tag: desain, ekonomi kreatif, kecerdasan artifisial, pendidikan tinggi, BINUS