Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Sulsel Siapkan Rp5 Triliun untuk MYP Tahap II, Sasar Daerah yang Belum Tersentuh Proyek Pertama

2026-08-29 06:07 WIB · aindari · 👁 603 dibaca

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menganggarkan Rp5 triliun dari efisiensi APBD untuk melanjutkan program Multi Years Project tahap kedua yang mencakup infrastruktur hingga pemberdayaan UMKM.

Sulawesi Selatan bersiap menggulirkan gelombang kedua program pembangunan berskema Multi Years Project (MYP) dengan total anggaran Rp5 triliun. Dana tersebut akan menyentuh berbagai sektor, mulai dari jalan, jembatan, dan irigasi, hingga pertanian, bedah rumah, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo menjelaskan bahwa dari total anggaran itu, Rp4 triliun akan dijalankan dengan skema tahun jamak untuk periode 2027–2029, sementara Rp1 triliun sisanya dikerjakan dalam skema tahun tunggal dengan batas penyelesaian maksimal 12 bulan. Ia menyebut ada 11 item kegiatan yang masuk dalam program ini.

Jika digabungkan dengan MYP tahap pertama yang menelan anggaran Rp3,7 triliun lebih, total belanja pembangunan melalui skema MYP di Sulsel mencapai lebih dari Rp7,7 triliun. Seluruh pendanaan diklaim murni bersumber dari hasil efisiensi APBD, tanpa mengandalkan pinjaman baru. Pemprov dan DPRD Sulsel sepakat bahwa alokasi ini dirancang agar tidak membebani keuangan daerah.

Meski demikian, Pemprov Sulsel masih menanggung sisa utang senilai Rp1,03 triliun, yang mencakup kewajiban jangka pendek dan Dana Bagi Hasil. Catatan BPK RI mengungkap bahwa kewajiban DBH dan bantuan keuangan kepada kabupaten/kota se-Sulsel yang belum tersalurkan mencapai Rp705 miliar. Fauzi menegaskan seluruh utang itu tetap harus diselesaikan sebelum akhir periode jabatan, dan perhitungan ruang fiskal menunjukkan daerah masih memiliki kapasitas untuk menjalankan MYP tahap dua sekaligus melunasi kewajiban yang ada.

Proses pembahasan di Badan Anggaran DPRD disebut berlangsung panjang dan dinamis. Tim ahli serta pakar ekonomi turut dilibatkan untuk mengkaji kemampuan fiskal daerah hingga tahun 2029. Koordinator Tim Kerja Banggar DPRD Sulsel Mizar Roem menekankan bahwa program ini harus memenuhi karakteristik kegiatan tahun jamak: merupakan satu kesatuan output, membutuhkan waktu penyelesaian lebih dari satu tahun anggaran, dan bukan sekadar penganggaran rutin tahunan.

Salah satu prinsip utama MYP tahap dua adalah pemerataan wilayah. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memilih daerah-daerah yang tidak masuk dalam cakupan MYP pertama, sehingga seluruh kabupaten dan kota di Sulsel diharapkan mendapat giliran perbaikan infrastruktur.

Adapun MYP tahap pertama yang berjalan sejak 2025 hingga 2027 memprioritaskan pembangunan jalan sepanjang 1.400 kilometer di 85 ruas jalan dengan anggaran Rp2,5 triliun, perbaikan irigasi untuk 54.000 hektare sawah senilai Rp780 miliar, serta pembangunan dua rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Luwu dengan alokasi Rp485 miliar.

Tag: Multi Years Project, Sulawesi Selatan, infrastruktur daerah, APBD Sulsel, pembangunan daerah