Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Prabowo Tinjau Langsung Penanganan Gempa Flores dari NTT, Ratusan Ton Bantuan Telah Tersalur

2026-08-26 08:01 WIB · aindari · 👁 705 dibaca

Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Bali ke NTT untuk memantau kondisi pengungsi dan memastikan koordinasi penanganan bencana gempa Pulau Flores berjalan efektif.

Presiden Prabowo Subianto menjadwalkan kunjungan langsung ke Nusa Tenggara Timur pada Rabu pagi setelah sebelumnya berada di Bali. Kunjungan ini difokuskan untuk melihat kondisi nyata para pengungsi serta memastikan penanganan dampak gempa bumi di sejumlah wilayah NTT berjalan sebagaimana mestinya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang turut mendampingi rangkaian kunjungan kerja Presiden, menyampaikan hal tersebut saat dihubungi dari Jakarta. Ia menegaskan kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya memastikan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait dalam menangani bencana di Pulau Flores berjalan dengan efektif.

Sejak bencana gempa melanda, Presiden Prabowo disebut langsung memerintahkan penyaluran bantuan dilakukan secara cepat, terarah, dan merata ke seluruh wilayah terdampak. Dalam rentang 15 hingga 24 Agustus 2026, bantuan yang telah disalurkan mencakup lebih dari 204 ton sembako, sekitar 27 ton makanan siap saji, lebih dari 10 ton air mineral, serta obat-obatan, tenda, selimut, matras, dan peralatan komunikasi. Selain itu, dua unit rumah sakit lapangan turut dikirimkan ke daerah terdampak.

Dukungan layanan kesehatan diperkuat melalui pengerahan fasilitas kesehatan tanggap bencana. KRI Soeharso-990 milik TNI Angkatan Laut telah berlabuh di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, dan difungsikan sebagai rumah sakit apung. Sementara itu, RS Kapal Ksatria Airlangga ditempatkan di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur, untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.

Di darat, dua rumah sakit lapangan juga telah beroperasi. RSUD Ruteng di Kabupaten Manggarai menjalankan layanan operatif dengan total 29 tindakan operasi yang telah dilakukan secara kumulatif. Adapun RSUD Aeramo di Kabupaten Nagekeo difungsikan untuk penanganan darurat, tindakan operasi, serta perawatan korban gempa.

Prasetyo menekankan bahwa penanganan bencana tidak akan berhenti setelah masa tanggap darurat berakhir. Pemerintah berkomitmen melanjutkan proses pemulihan secara bertahap, mencakup rehabilitasi fasilitas yang rusak sekaligus rekonstruksi infrastruktur agar kehidupan masyarakat dapat pulih secara lebih baik dan berkelanjutan.

Pemerintah menyatakan akan terus hadir mendampingi masyarakat NTT yang terdampak agar mereka tidak merasa menghadapi bencana ini sendirian.

Tag: gempa NTT, Prabowo Subianto, Pulau Flores, bencana alam, bantuan bencana