Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Xi, Putin, dan Erdogan Bertemu di KTT SCO di Tengah Tekanan AS terhadap Iran

2026-08-31 17:09 WIB · aindari · 👁 341 dibaca

Para pemimpin negara-negara besar berkumpul dalam Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai di tengah meningkatnya tekanan Amerika Serikat terhadap Iran.

Tiga pemimpin berpengaruh dunia — Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan — dijadwalkan bertemu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Pertemuan ini berlangsung di tengah situasi geopolitik yang memanas, khususnya terkait sanksi Amerika Serikat terhadap Iran.

Iran menjadi salah satu sorotan utama dalam forum multilateral tersebut. Meski berada di bawah tekanan berat dari Washington, kehadiran Iran dalam dinamika SCO dinilai tetap signifikan. Rusia dan China, dua kekuatan besar yang tergabung dalam organisasi ini, menunjukkan kekompakan dalam menyikapi berbagai isu kawasan, termasuk posisi mereka terhadap negara-negara yang berhadapan dengan sanksi Barat.

KTT SCO tahun ini juga menandai peringatan 25 tahun berdirinya organisasi tersebut. Selama seperempat abad, SCO telah bertransformasi dari forum yang awalnya berfokus pada keamanan regional menjadi platform yang lebih ambisius, mencakup gagasan tata kelola global versi Xi Jinping. Perkembangan ini mencerminkan ambisi negara-negara anggota untuk membentuk tatanan dunia yang tidak sepenuhnya bergantung pada dominasi Barat.

Presiden Iran turut hadir dan dijadwalkan bertemu langsung dengan Putin maupun Xi dalam sesi bilateral di sela-sela KTT. Pertemuan tersebut diperkirakan membahas cara-cara menghadapi tekanan AS, termasuk dalam konteks sanksi ekonomi yang terus diperketat terhadap Teheran.

KTT kali ini digelar di Kirgistan, yang juga menjadi tuan rumah World Nomad Games 2026. Penyelenggaraan dua agenda besar di negara Asia Tengah itu memperkuat posisi Kirgistan dalam peta diplomasi kawasan. SCO sendiri kini mencakup negara-negara dengan populasi dan kekuatan ekonomi yang sangat besar, menjadikannya salah satu blok multilateral paling berpengaruh di luar kerangka Barat.

Pertemuan para pemimpin SCO ini berlangsung di saat hubungan antara blok Barat dan sejumlah negara anggota SCO tengah berada pada titik yang penuh ketegangan. Konsolidasi Rusia dan China di dalam forum ini, ditambah kehadiran Iran sebagai aktor yang sedang menghadapi sanksi, berpotensi memperkuat narasi bahwa SCO kian berfungsi sebagai penyeimbang pengaruh Amerika Serikat dan sekutunya di panggung global.

Tag: SCO, Xi Jinping, Putin, Iran, Geopolitik