Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Jateng Kejar Dua Target di MTQ Nasional 2026: Tuan Rumah Sukses, Kafilah Berprestasi

2026-09-02 17:15 WIB · aindari · 👁 727 dibaca

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan provinsinya harus unggul sekaligus dalam penyelenggaraan dan pencapaian prestasi pada MTQ Nasional XXXI 2026.

Jawa Tengah tidak ingin setengah-setengah dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Sebagai tuan rumah, provinsi ini membidik dua keberhasilan sekaligus: penyelenggaraan yang berjalan lancar dan kafilah yang mampu meraih prestasi terbaik di ajang nasional tersebut.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat menghadiri Pelatihan Peningkatan Kompetensi Calon Peserta MTQ Nasional XXXI di Asrama Haji Transit Manyaran, Kota Semarang, Rabu. Ia menegaskan bahwa menjadi tuan rumah yang sukses saja belum cukup — kafilah Jateng juga dituntut tampil kuat di arena perlombaan.

Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki modal yang tidak kecil. Populasi muslim yang besar melahirkan banyak masjid, musala, serta para hafiz dan hafizah yang tersebar di seluruh penjuru provinsi. Modal itu, kata dia, harus diubah menjadi prestasi nyata melalui persiapan yang serius dan terstruktur. Ia mengingatkan para peserta bahwa mereka tidak lagi sekadar membawa nama diri sendiri atau daerah asal, melainkan nama besar Jawa Tengah.

Luthfi menekankan pentingnya proses latihan sebagai penentu utama keberhasilan. Ia menyebut porsi latihan jauh lebih besar dibanding momen pelaksanaan, sehingga peserta diminta benar-benar menyerap setiap arahan dari para pelatih. Pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, tambahnya, bukan hanya berguna untuk kompetisi kali ini, tetapi juga menjadi bekal untuk masa depan.

Saat ini pelatihan kafilah Jateng telah memasuki periode keenam. Koordinator Pelatih Kafilah Sofyan Hadi Musa menjelaskan bahwa fokus utama pada tahap ini adalah simulasi penampilan di MTQ, dilanjutkan dengan penilaian dan pemberian masukan agar tidak ada kekurangan — apalagi kesalahan — saat tampil di hadapan dewan hakim. Selain kemampuan teknis, pelatihan juga diarahkan untuk membangun ketangguhan mental peserta agar bisa tampil tenang dan konsisten di bawah tekanan kompetisi.

Sebanyak 67 anggota kafilah mengikuti pelatihan ini, terdiri atas 56 peserta inti dan 11 peserta cadangan. Mereka dibimbing oleh 26 pelatih, gabungan dari 13 pelatih nasional dan 13 pelatih lokal.

Wakil Gubernur Jateng sekaligus Ketua Umum LPTQ Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut mendorong para peserta untuk memupuk kepercayaan diri. Ia menilai penguasaan teknis yang sudah dimiliki harus dilengkapi dengan kesiapan mental menghadapi tekanan saat perlombaan berlangsung.

Tag: MTQ Nasional 2026, Jawa Tengah, Kafilah, Ahmad Luthfi, Semarang