Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

Status Siaga Sinabung, 684 Warga Karo Dievakuasi Bertahap dari Zona Merah

2026-09-02 01:01 WIB · aindari · 👁 764 dibaca

Gubernur Sumut Bobby Nasution memerintahkan evakuasi menyeluruh warga zona bahaya Gunung Sinabung setelah statusnya naik ke Level III Siaga, dengan lebih dari 260 jiwa sudah dipindahkan.

Naiknya status Gunung Sinabung dari Level II Waspada ke Level III Siaga memicu respons cepat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Gubernur Bobby Nasution langsung memimpin rapat koordinasi darurat bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah di Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa, dan menegaskan bahwa keselamatan jiwa warga tidak bisa dikompromikan.

Dalam arahannya, Bobby meminta evakuasi warga di zona merah dilakukan secara tegas dan menyeluruh. Ia bahkan membuka opsi pemaksaan evakuasi jika warga menolak meninggalkan kawasan berbahaya. Sosialisasi kepada masyarakat di kawasan rawan juga diminta digencarkan seiring potensi peningkatan aktivitas vulkanik. Selain itu, gubernur menekankan agar fasilitas di lokasi pengungsian disiapkan secara layak dalam waktu singkat, dengan dukungan logistik, peralatan evakuasi, dan kebutuhan operasional personel lapangan dari Pemerintah Provinsi Sumatra Utara.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan zona bahaya baru, yakni radius tiga kilometer dari puncak dan enam kilometer di sektor timur serta selatan gunung. Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra, menjelaskan bahwa pengamatan visual dan seismik menunjukkan pergerakan magma menuju permukaan. Hotspot yang terekam pada malam sebelumnya mengindikasikan lava telah mencapai permukaan. Armen memperingatkan, jika tekanan dari dalam terus meningkat sementara pembentukan kubah lava baru tertahan, kubah lava lama bisa terbongkar dan memicu erupsi berskala besar seperti yang terjadi pada 2019 dan 2020.

Bupati Karo Antonius Ginting melaporkan bahwa evakuasi utama dipusatkan di Desa Kuta Tengah, yang secara geografis dikelilingi zona merah. Dari total 140 kepala keluarga atau sekitar 684 jiwa yang direncanakan dievakuasi, lebih dari 260 jiwa telah dipindahkan secara bertahap ke Gedung Korpri dan Jambur Desa Suka Nalu hingga siang hari rapat berlangsung. Untuk mengantisipasi warga yang masih beraktivitas di ladang pada siang hari, Pemerintah Kabupaten Karo bersama TNI dan Polri menyiagakan armada angkutan sistem antar-jemput.

Sebanyak 843 personel gabungan dari TNI, Polri, dan relawan telah dikerahkan di bawah komando Kodim 0205/Tanah Karo dan Polres Tanah Karo. Pemerintah daerah juga meliburkan kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah dalam radius enam kilometer, termasuk SD Guru Kinayan, SD Payung, SD Ndeskati, dan SMP Negeri 1 Atap Payung. Untuk Desa Payung yang berada di luar zona evakuasi utama, kendaraan dan personel tetap disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila aktivitas gunung kembali meningkat.

Tag: Gunung Sinabung, Evakuasi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Erupsi