Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Kesehatan

Program Makan Bergizi PKK Makassar Berhasil Naikkan Berat Badan Anak Stunting

2026-09-16 06:03 WIB · aindari · 👁 755 dibaca

Evaluasi hari ke-20 program pemberian makanan gratis oleh TP PKK Kota Makassar menunjukkan peningkatan berat badan pada batita dan balita penderita stunting.

Program pemberian makanan bergizi gratis yang dijalankan Tim Penggerak PKK Kota Makassar membuahkan hasil positif. Setelah 20 hari pelaksanaan, evaluasi mencatat adanya kenaikan berat badan pada anak-anak penerima manfaat yang sebelumnya dikategorikan mengalami stunting.

Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Indira Purnamasari, menyebut hasil evaluasi tersebut sebagai bukti nyata manfaat program. Ia menegaskan pemantauan akan terus dilakukan setiap 20 hari ke depan untuk mengikuti perkembangan kondisi para penerima manfaat secara berkelanjutan.

Program ini menyasar Kelurahan Maccini Sombala di Kecamatan Tamalate — wilayah yang dipilih karena masih menghadapi persoalan stunting cukup serius. Makanan bergizi disalurkan langsung setiap hari oleh kader TP PKK dari kecamatan dan kelurahan setempat kepada keluarga penerima manfaat. Peran kader tidak berhenti pada distribusi makanan; mereka juga bertugas mendampingi dan mengedukasi keluarga soal gizi anak, termasuk menjadi tempat konsultasi ketika orang tua menemui kendala dalam pola makan atau perubahan berat badan anak.

Indira juga mengingatkan para orang tua bahwa pada usia enam bulan ke atas, sekitar 80 persen kebutuhan gizi anak bersumber dari makanan dan minuman — bukan lagi dari ASI semata. Karena itu, variasi dan kecukupan asupan makanan menjadi faktor krusial yang tidak boleh diabaikan.

Ketua Bidang Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Prof Nurlina Subair, menekankan bahwa program ini dirancang melampaui sekadar pemberian makanan. Edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan menjadi bagian tak terpisahkan dari intervensi ini. Menurutnya, investasi gizi sejak dini adalah fondasi untuk melahirkan generasi yang sehat dan berdaya saing.

Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, berharap sinergi antara TP PKK, pemerintah kecamatan dan kelurahan, Dinas Kesehatan, serta para kader dapat terus diperkuat agar dampaknya terhadap penurunan angka stunting di wilayahnya semakin nyata. Komitmen bersama ini diarahkan untuk mewujudkan generasi Makassar yang sehat, cerdas, dan bebas stunting melalui intervensi gizi berbasis keluarga yang terukur dan konsisten.

Tag: stunting, gizi anak, PKK Makassar, kesehatan balita, intervensi gizi