ILDEX 2026 Jadi Panggung Kementan Perluas Pasar Peternakan Nasional dan Global
2026-09-17 17:04 WIB · aindari

Kementerian Pertanian memanfaatkan pameran peternakan internasional ILDEX Indonesia 2026 untuk mendorong hilirisasi, inovasi, dan kerja sama konkret antarpelaku usaha.
Kementerian Pertanian (Kementan) menunjuk pameran ILDEX (International Livestock, Dairy, Meat Processing and Aquaculture Exposition) Indonesia 2026 sebagai salah satu instrumen strategis perluasan pasar subsektor peternakan dan kesehatan hewan, baik di tingkat domestik maupun internasional. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 16–18 September 2026 di Tangerang, Banten.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyatakan bahwa forum semacam ini dirancang agar pertemuan antarpelaku usaha tidak berhenti pada sekadar pengenalan produk, melainkan berkembang menjadi kerja sama nyata — mencakup pengembangan usaha, hilirisasi, inovasi, hingga pembukaan pasar baru. Penguatan iklim usaha disebut sebagai salah satu tujuan utama penyelenggaraan pameran ini.
ILDEX Indonesia digelar rutin setiap tahun dan kali ini masuk dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Ke-190. Forum ini mempertemukan pelaku usaha dari berbagai komoditas — mulai dari perunggasan, ruminansia besar, babi, hingga komoditas lainnya — bersama para peneliti, perwakilan pemerintah, dan mitra internasional. Interaksi langsung di arena pameran, menurut Agung, membuka ruang bagi pertukaran informasi, transaksi, serta munculnya peluang bisnis yang sebelumnya belum terjangkau.
Salah satu landasan yang ditekankan Kementan adalah besarnya pasar protein hewani dalam negeri. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, kebutuhan pangan berbasis protein hewani dari komoditas peternakan dinilai akan terus tumbuh seiring bertambahnya populasi. Agung mengajak peternak dan pelaku usaha untuk melihat kondisi ini sebagai peluang memperkuat produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Perluasan pasar itu, lanjut Agung, perlu ditopang oleh penguatan hilirisasi agar produk peternakan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Sebagai contoh konkret, produk domba lokal kini mulai memasok restoran berbintang yang sebelumnya bergantung pada produk impor — sebuah pergeseran yang mencerminkan potensi daya saing produk dalam negeri bila dikelola dengan baik.
Melalui ILDEX 2026, Kementan berharap sinergi antara industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan terkait dapat mendorong pembangunan sektor peternakan secara lebih menyeluruh. Pertumbuhan pasar yang dihasilkan diharapkan juga berjalan seiring dengan penguatan posisi peternak di dalam ekosistem usaha peternakan secara keseluruhan.
Tag: ILDEX 2026, peternakan, Kementan, hilirisasi, protein hewani