Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

PISA 2025: Skor Indonesia di Tiga Bidang Utama Belum Capai Rata-Rata OECD

2026-09-18 17:03 WIB · aindari · 👁 436 dibaca

Hasil asesmen PISA 2025 menunjukkan kemampuan membaca, matematika, dan sains siswa Indonesia masih berada di bawah standar rata-rata negara-negara OECD.

Indonesia kembali menghadapi cermin evaluasi pendidikan global lewat hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa capaian siswa Indonesia pada tiga kompetensi utama — membaca, matematika, dan sains — masih tertinggal dari rata-rata negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

PISA merupakan program penilaian internasional yang diselenggarakan secara berkala oleh OECD untuk mengukur kemampuan siswa berusia sekitar 15 tahun dalam memahami dan menerapkan pengetahuan di kehidupan nyata. Hasil penilaian ini kerap dijadikan tolok ukur kualitas sistem pendidikan suatu negara di tingkat global.

Ketiga bidang yang diuji — literasi membaca, kemampuan matematika, dan pemahaman sains — merupakan fondasi kompetensi yang dianggap krusial bagi kesiapan generasi muda menghadapi tantangan abad ke-21. Rata-rata skor OECD menjadi patokan umum untuk menilai sejauh mana sistem pendidikan suatu negara mampu membekali siswanya dengan kecakapan tersebut.

Posisi Indonesia yang masih di bawah rata-rata OECD bukan hal baru. Dalam beberapa siklus PISA sebelumnya, Indonesia konsisten menempati posisi bawah di antara negara-negara peserta. Kondisi ini mencerminkan tantangan struktural yang masih dihadapi sistem pendidikan nasional, mulai dari kesenjangan kualitas antarwilayah hingga keterbatasan akses terhadap pembelajaran berkualitas.

Meski demikian, perkembangan skor Indonesia dari satu siklus ke siklus berikutnya tetap menjadi perhatian para pemangku kebijakan pendidikan. Setiap pergeseran angka — naik maupun turun — biasanya memicu evaluasi terhadap program-program reformasi pendidikan yang sedang berjalan, termasuk kebijakan kurikulum dan peningkatan kapasitas guru.

Hasil PISA 2025 ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam merancang langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah. Peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah, penguatan literasi sejak dini, serta pemerataan kualitas pengajaran di seluruh wilayah Indonesia dinilai sebagai kunci untuk mempersempit jarak dengan standar internasional.

Dengan populasi pelajar yang besar dan keragaman kondisi geografis yang kompleks, perjalanan Indonesia menuju rata-rata OECD memang bukan proses singkat. Namun hasil PISA tetap berfungsi sebagai penanda penting sejauh mana upaya pembenahan pendidikan nasional membawa perubahan nyata bagi kemampuan generasi muda.

Tag: PISA 2025, pendidikan Indonesia, OECD, literasi, kualitas pendidikan