Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Pendidikan

Dua Program Pascasarjana SMU Singapura Sama-Sama Duduki Peringkat Ketiga Asia dalam Pemeringkatan QS 2027

2026-09-18 17:13 WIB · aindari · 👁 707 dibaca

Program MBA dan Master of Science in Applied Finance Singapore Management University masing-masing meraih posisi ketiga di Asia versi QS Rankings 2027, pencapaian regional tertinggi sepanjang sejarah kedua program.

Singapore Management University (SMU) mencatat tonggak baru dalam dunia pendidikan bisnis internasional. Dua program unggulan di Lee Kong Chian School of Business (LKCSB) — yakni Master of Business Administration (MBA) dan Master of Science in Applied Finance (MAF) — sama-sama menempati peringkat ketiga di Asia dalam pemeringkatan QS edisi 2027, masing-masing untuk kategori QS Global MBA Rankings dan QS Master's in Finance Rankings.

Bagi program MBA, posisi ketiga Asia ini merupakan yang tertinggi yang pernah dicapai. Kenaikannya pun konsisten selama empat tahun berturut-turut: dari peringkat keenam Asia pada 2024, naik ke lima pada 2025, lalu empat pada 2026, dan kini tiga pada 2027. Secara global, program MBA SMU berada di posisi ke-41 dari lebih dari 400 program yang dievaluasi, sekaligus menjadi program MBA peringkat kedua tertinggi di Singapura dan masuk dalam 10 persen terbaik dunia.

Sementara itu, program MAF mempertahankan statusnya sebagai satu-satunya program magister keuangan asal Singapura yang masuk dalam daftar QS Master's in Finance Rankings — sebuah pencapaian yang semakin berarti mengingat jumlah peserta pemeringkatan tahun ini melonjak dari 248 menjadi 319 program di seluruh dunia. Secara global, MAF menempati posisi ke-39.

Salah satu faktor pendorong peringkat kedua program adalah kinerja di kategori Thought Leadership. MBA SMU berada di peringkat ke-33 dunia, sementara MAF di posisi ke-19 — keduanya masuk 40 besar global. Pencapaian ini mencerminkan kontribusi riset LKCSB yang dinilai berpengaruh dalam perkembangan ilmu bisnis dan manajemen. Hampir seluruh dosen LKCSB bergelar doktor, yang memungkinkan mahasiswa mengakses kedalaman riset dan keahlian akademik secara langsung di ruang kuliah.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, data survei lulusan terbaru menunjukkan 86 persen lulusan MBA dan 78 persen lulusan MAF berhasil mendapatkan pekerjaan dalam enam bulan setelah menyelesaikan studi. Angka ini turut berkontribusi pada penilaian kategori Employability dalam metodologi QS, yang juga mencakup Alumni Outcomes, Value for Money, dan Diversity.

SMU sendiri berdiri sejak tahun 2000 dan saat ini menampung lebih dari 13.000 mahasiswa di enam fakultas dan dua akademi, mencakup jenjang sarjana hingga doktoral di bidang akuntansi, bisnis, ekonomi, hukum, sistem informasi, dan ilmu sosial. Universitas yang berlokasi di pusat kota Singapura ini dikenal dengan pendekatan pembelajaran interaktif dan berbasis proyek, serta rekam jejak lulusan yang secara konsisten mencatat tingkat penyerapan kerja dan rata-rata gaji awal tertinggi di Singapura.

Tag: SMU, QS Rankings, MBA, Pendidikan Tinggi, Singapura