Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Daerah

BMKG Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Maluku Utara

2026-10-13 17:08 WIB · aindari · 👁 503 dibaca

Cuaca buruk berpotensi terjadi sejak pagi hingga siang-sore di berbagai wilayah Maluku Utara, dengan risiko petir, angin kencang, dan gangguan jarak pandang.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Maluku Utara. Hujan tersebut dapat disertai petir dan angin kencang, sehingga masyarakat di kawasan rawan cuaca ekstrem diminta meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan pembaruan yang diterbitkan pada pukul 04.30 WIT, kondisi tersebut berpotensi mulai berlangsung sekitar pukul 05.00 WIT. Cuaca buruk diprakirakan terjadi sejak pagi hingga pukul 08.00 WIT dan masih dapat meluas ke wilayah lain.

Pada periode pagi, wilayah yang perlu mengantisipasi kondisi itu antara lain Galela, Tobelo, Jailolo, Ternate, Tidore, Maba, Weda, dan Pulau Gebe. Di Halmahera Barat, kewaspadaan diperlukan di Sahu dan Jailolo Selatan. Potensi serupa juga mencakup Pulau Gebe serta Patani Timur di Halmahera Tengah.

Wilayah lain yang masuk dalam peringatan pagi meliputi Malifut, Tobelo Timur, Tobelo Barat, Kao Utara, dan Kao Teluk di Halmahera Utara. Di Halmahera Timur, kawasan yang berpotensi terdampak adalah Maba, Maba Selatan, Maba Tengah, Maba Utara, dan Kota Maba. Untuk Kota Ternate, peringatan mencakup Pulau Ternate, Ternate Selatan, Ternate Utara, dan Ternate Tengah, serta Tidore Selatan dan wilayah Kota Tidore Kepulauan.

Pada siang hingga sore, hujan sedang hingga lebat juga berpeluang terjadi di Morotai, Galela, Tobelo, Ibu, Jailolo, Ternate, Tidore, Oba, Maba, Weda, Patani, Gebe, Gane, Bacan, dan Obi. Perluasan potensi cuaca buruk mencakup sejumlah kecamatan di Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Halmahera Timur, serta Kota Tidore Kepulauan. Daerah itu antara lain Loloda, Ibu Selatan, Sahu Timur, Weda Utara, Patani Utara, Tobelo Selatan, Kao, Wasile, dan Oba Utara.

BMKG memperkirakan suhu Maluku Utara berada pada kisaran 26–32 derajat Celsius, dengan kelembapan 70–100 persen. Angin bergerak dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–45 kilometer per jam, sementara tinggi gelombang laut diperkirakan 0,25–1,5 meter. Bertambahnya kecepatan angin dapat meningkatkan tinggi gelombang, sedangkan hujan buruk dan kabut asap akibat kebakaran hutan serta lahan berpotensi mengurangi jarak pandang. Nelayan dan operator kapal diminta memeriksa informasi cuaca serta kondisi gelombang sebelum berlayar.

Tag: BMKG, Maluku Utara, cuaca ekstrem, hujan lebat, angin kencang