Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Teknologi

Indonesia Bidik Kolaborasi Digital Lebih Luas dengan Huawei dan ByteDance

2026-07-18 17:14 WIB · aindari · 👁 531 dibaca

Airlangga Hartarto mendorong penguatan kerja sama dengan Huawei dan ByteDance untuk mendukung transformasi digital, talenta teknologi, AI, dan UMKM Indonesia.

Pemerintah Indonesia membuka ruang kerja sama lebih besar dengan dua perusahaan teknologi China, Huawei dan ByteDance, sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai kedua perusahaan memiliki pengalaman dan kapasitas yang relevan untuk mendukung agenda digital Indonesia.

Dalam agenda bisnis di Shanghai, China, Airlangga bertemu dengan Huawei dan membahas sejumlah peluang kolaborasi. Fokus pembicaraan mencakup empat area utama, yaitu investasi pada infrastruktur kecerdasan buatan dan komputasi awan, penguatan talenta digital serta keamanan siber, percepatan digitalisasi layanan pemerintah dan UMKM, serta pemanfaatan solusi energi hijau untuk pusat data.

Huawei dipandang pemerintah sebagai mitra potensial karena memiliki kompetensi pada infrastruktur telekomunikasi, cloud, dan AI. Airlangga menyampaikan bahwa setelah Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization atau WAICO, kerja sama teknologi perlu menghasilkan langkah konkret. Dalam konteks itu, kemampuan Huawei dinilai dapat mendukung kebutuhan transformasi digital Indonesia.

Pertemuan terpisah juga dilakukan dengan ByteDance. Pemerintah menyampaikan apresiasi atas investasi dan komitmen perusahaan tersebut di Indonesia, terutama melalui Tokopedia dan TikTok Shop. Kehadiran platform itu dinilai ikut memperkuat ekosistem perdagangan digital serta memberi ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan kanal digital, termasuk peluang perdagangan lintas batas.

Pemerintah juga mendorong ByteDance memperluas peran dalam membantu produk UMKM Indonesia menjangkau pasar internasional. Selain sektor perdagangan digital, Airlangga mengundang ByteDance untuk menjajaki kerja sama di bidang kecerdasan buatan, termasuk Large Language Models, machine learning, dan generative AI. Peluang yang dibuka meliputi pembentukan pusat riset AI, pengembangan talenta digital, dan kolaborasi inovasi.

Airlangga menyebut Indonesia memiliki pasar digital besar, basis talenta yang terus berkembang, serta komitmen membangun ekosistem AI yang inklusif. Rangkaian pertemuan bisnis tersebut menjadi bagian dari diplomasi ekonomi pemerintah untuk menarik investasi bernilai tambah tinggi. Agenda itu berlangsung di sela kunjungan kerja ke Shanghai terkait penandatanganan pendirian WAICO.

Melalui kemitraan dengan Huawei dan ByteDance, serta keterlibatan dalam WAICO, pemerintah berharap transfer teknologi dapat berjalan lebih cepat. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk membantu mengurangi kesenjangan teknologi global dan membangun ekosistem ekonomi digital nasional yang lebih produktif serta kompetitif.

Tag: transformasi digital, Huawei, ByteDance, AI, UMKM