Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Gaya Hidup

Kolaborasi FIB UI dan Pemkot Depok Dorong Batik Jadi Identitas Anak Muda

2026-10-20 17:05 WIB · aindari · 👁 1,1rb dibaca

Melalui Pagelaran Batik Depok 2026, dunia akademik dan pemerintah daerah bersinergi mengajak generasi muda menjadikan batik sebagai bagian gaya hidup sehari-hari.

Di tengah derasnya arus tren global dan budaya digital, upaya mendekatkan generasi muda dengan warisan budaya lokal menjadi semakin mendesak. Merespons tantangan itu, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) menggandeng Pemerintah Kota Depok untuk mengangkat Batik Depok bukan sekadar sebagai produk kerajinan tradisional, melainkan sebagai simbol identitas dan gaya hidup kaum muda urban.

Kerja sama kedua pihak diwujudkan lewat penyelenggaraan Pagelaran Batik Depok 2026 yang mengusung tema "Batik Goes to Campus: Identitas Kita, Gaya Kita". Acara ini digelar di Auditorium Gedung IV FIB UI, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Batik Nasional dan Dies Natalis ke-86 FIB UI. Gelaran tersebut mempertemukan berbagai pihak — mulai dari akademisi, pemerintah daerah, perajin batik, pelaku UMKM, hingga mahasiswa — dalam satu forum dialog dan kolaborasi.

Dekan FIB UI Untung Yuwono menegaskan bahwa perguruan tinggi memikul tanggung jawab dalam merawat dan melestarikan warisan budaya bangsa. Menurutnya, kampus memiliki peran krusial sebagai jembatan antara tradisi dan generasi muda melalui berbagai bentuk edukasi serta pemaknaan baru yang selaras dengan perkembangan zaman. Ia menyebut Batik Depok sebagai manifestasi identitas lokal masyarakat urban yang terus bertumbuh, dan sinergi antara akademisi dengan pemerintah daerah menjadikan kampus sebagai ruang strategis untuk menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap kekayaan budayanya.

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok Widyati Riyandani menyambut positif kolaborasi yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat luas. Ia menyatakan bahwa Pemkot Depok berkomitmen terus mendampingi para perajin batik dalam meningkatkan kualitas produk, mendorong inovasi desain, serta memperluas akses pasar agar Batik Depok makin dikenal dan berdaya saing tinggi.

Melalui pendekatan yang memadukan edukasi, apresiasi budaya, dan pemberdayaan ekonomi kreatif, langkah FIB UI dan Pemkot Depok ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran bahwa batik bukan hanya peninggalan masa lalu. Dengan menjadikan kampus sebagai titik temu antara tradisi dan semangat kekinian, batik berpeluang bertransformasi menjadi ekspresi identitas yang hidup dan relevan bagi generasi muda Indonesia.

Tag: Batik Depok, FIB UI, gaya hidup, warisan budaya, generasi muda