Agenda Politik Sepekan: Masela Mulai Dibangun, DPR Bantah Tolak RUU Perampasan Aset
2026-07-19 06:01 WIB · aindari · 👁 933 dibaca

Isu politik pekan ini bergerak dari proyek energi strategis, kesiapan fasilitas TNI AL, diplomasi belasungkawa, klarifikasi pejabat, hingga polemik RUU Perampasan Aset.
Sejumlah agenda politik nasional dalam sepekan terakhir menyorot langkah pemerintah dan parlemen pada isu strategis, mulai dari pembangunan proyek energi hingga pembahasan legislasi antikorupsi. Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu figur utama dalam rangkaian kabar tersebut, terutama saat meresmikan dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta.
Dalam peresmian peletakan batu pertama itu, Prabowo menekankan nilai penting proyek gas alam cair Abadi Masela bagi Indonesia. Ia menyebut proyek tersebut sudah sangat lama dinantikan, hampir tiga dasawarsa, sebelum akhirnya masuk ke tahap pembangunan. Pernyataan itu menempatkan Masela sebagai salah satu agenda energi besar yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.
Dari sektor pertahanan, TNI Angkatan Laut menyampaikan persiapan Pangkalan TNI AL Lampung untuk mendukung operasional kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi. Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul menjelaskan bahwa Lampung menjadi salah satu lokasi yang disiapkan sebagai tempat labuh maupun sandar kapal tersebut. Keterangan itu disampaikan dalam jumpa pers, sekaligus menunjukkan adanya penataan fasilitas pendukung bagi alutsista baru tersebut.
Agenda diplomatik juga muncul setelah Presiden Prabowo menyampaikan duka cita atas wafatnya ayah Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Prabowo datang ke Kedutaan Besar Qatar di Jakarta dan menandatangani buku duka. Dalam pesannya, ia menyampaikan belasungkawa atas nama rakyat dan pemerintah Indonesia serta mendoakan mendiang mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
Kabar lain datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo. Melalui juru bicaranya, Ariseno Ridhwan, Hashim memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan Gaurav Srivastava, sosok yang disebut sebagai penipu dengan kedok agen CIA. Ariseno menyatakan klarifikasi itu disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar dan memberi gambaran lebih lengkap mengenai peristiwa yang diberitakan.
Di Senayan, DPR RI menanggapi isu yang beredar di media sosial mengenai Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pembahasan RUU tersebut masih berjalan. Ia membantah informasi dari akun-akun anonim yang menyebut DPR menolak pengesahan RUU Perampasan Aset. Bantahan itu menjadi respons parlemen atas perdebatan publik yang berkembang di ruang digital terkait masa depan aturan tersebut.
Tag: Politik, Prabowo Subianto, LNG Abadi Masela, TNI AL, RUU Perampasan Aset