Kebakaran Hutan Terburuk Sejak Perang Dunia II Paksa Prancis Evakuasi Lebih dari 141.000 Warga
2026-07-25 17:01 WIB · aindari · 👁 990 dibaca

Militer Prancis dikerahkan dan 1,5 juta masker FFP2 disiapkan untuk menangani kebakaran hutan berskala historis yang menghanguskan puluhan ribu hektare lahan di barat daya negara itu.
Prancis tengah menghadapi bencana kebakaran hutan yang disebut sebagai yang terparah dalam beberapa dekade terakhir. Perdana Menteri Sebastien Lecornu mengungkapkan bahwa lebih dari 141.000 penduduk di kawasan Gironde dan Landes, wilayah barat daya negara itu, telah dipindahkan dari tempat tinggal mereka demi keselamatan. Lecornu menyampaikan hal tersebut melalui platform X pada hari Sabtu, menegaskan bahwa skala kebakaran kali ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Pemerintah Prancis merespons situasi darurat ini dengan mengerahkan kekuatan militer secara besar-besaran. Sebanyak 500 personel tentara telah diturunkan untuk mendukung kerja petugas pemadam kebakaran di lapangan, dan jumlah itu direncanakan akan digandakan menjadi 1.000 personel. Unit layanan kesehatan militer turut dimobilisasi guna menangani kemungkinan korban dan dampak kesehatan akibat asap tebal yang menyelimuti kawasan terdampak.
Selain pengerahan pasukan, pemerintah juga menyiapkan distribusi sekitar 1,5 juta masker pelindung jenis FFP2 ke wilayah-wilayah yang terkena dampak kebakaran. Langkah ini ditempuh untuk melindungi warga dari paparan partikel berbahaya di udara yang dihasilkan oleh kobaran api dan asap.
Sehari sebelum pernyataan Lecornu, Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez memaparkan bahwa total lahan yang terbakar sejak awal tahun telah melampaui 50.000 hektare. Dua titik kebakaran terbesar yang menjadi fokus utama penanggulangan berada di departemen Gironde dan Landes, dua wilayah yang memang memiliki kawasan hutan luas di pesisir barat daya Prancis.
Gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis menjadi faktor utama di balik meluasnya kebakaran di berbagai kawasan hutan negara itu. Kondisi cuaca yang sangat kering dan suhu tinggi membuat api menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan. Presiden Emmanuel Macron sendiri menyatakan bahwa musim panas tahun ini mencatatkan jumlah kebakaran hutan tertinggi yang pernah dialami Prancis sejak berakhirnya Perang Dunia II.
Situasi ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman perubahan iklim terhadap negara-negara Eropa yang secara tradisional tidak terbiasa menghadapi kebakaran hutan dalam skala masif. Mobilisasi militer, evakuasi massal lebih dari seratus ribu orang, serta distribusi jutaan masker pelindung mencerminkan besarnya tekanan yang dihadapi pemerintah Prancis dalam menangani bencana ini secara simultan di berbagai front.
Tag: kebakaran hutan Prancis, evakuasi massal, gelombang panas Eropa, Gironde Landes, bencana alam