Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

Lima Arahan Mensos untuk DNIKS: Perkuat Data hingga Dorong Inovasi Layanan Sosial

2026-07-25 17:09 WIB · aindari · 👁 927 dibaca

Dalam peringatan HUT ke-59 DNIKS, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan lima pesan strategis yang menekankan pentingnya data akurat, profesionalisme lembaga sosial, dan perluasan kemitraan.

Peringatan hari ulang tahun ke-59 Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) di Jakarta menjadi momen bagi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, untuk menyampaikan lima arahan strategis bagi organisasi tersebut. Kelima pesan itu mencakup penguatan data, peningkatan kapasitas kelembagaan, akreditasi, perluasan jejaring, serta inovasi program.

Arahan pertama yang disampaikan Gus Ipul menyoroti urgensi memperkuat kualitas data kesejahteraan sosial. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk intervensi sosial harus berlandaskan data yang akurat. Sejak 2025, pemerintah telah memiliki instrumen bernama Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dan Gus Ipul meminta DNIKS turut berkontribusi dalam pemutakhiran data tersebut bersama Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan kementerian terkait lainnya.

Pesan kedua berkaitan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Menurut Gus Ipul, masih banyak LKS yang belum memenuhi standar kelembagaan, baik dari sisi SDM maupun sarana prasarana. Ia berharap DNIKS dapat membantu mendorong profesionalisme LKS agar mampu memberikan pelayanan sosial berkualitas dan sesuai standar nasional.

Arahan ketiga menyangkut akreditasi LKS secara lebih merata di seluruh Indonesia. Gus Ipul menilai akreditasi penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga sosial sekaligus menjadi instrumen pencegahan penyimpangan dalam penyelenggaraan layanan sosial. Keempat, ia mendorong DNIKS untuk terus memperluas kemitraan dengan dunia usaha, lembaga filantropi, dan berbagai pemangku kepentingan demi keberlanjutan program kesejahteraan sosial. Pesan kelima menekankan pentingnya inovasi program yang adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga manfaat layanan sosial dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dari sisi DNIKS, Ketua Umum Effendy Choirie menyampaikan bahwa selama 59 tahun organisasinya telah menjadi mitra strategis Kementerian Sosial dalam menyelenggarakan kesejahteraan sosial dan menaungi berbagai organisasi sosial di Indonesia. Effendy menekankan bahwa DNIKS tidak sekadar bergantung pada Kementerian Sosial, melainkan juga terus melakukan inovasi dan kreasi secara mandiri.

Effendy menambahkan bahwa momentum HUT ke-59 ini menjadi kesempatan untuk mengonsolidasikan organisasi kesejahteraan sosial hingga ke tingkat daerah. Konsolidasi tersebut dilakukan melalui Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) dan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), yang menjadi perpanjangan tangan DNIKS di berbagai wilayah.

Tag: DNIKS, Mensos Saifullah Yusuf, kesejahteraan sosial, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, akreditasi LKS