Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Prancis Kerahkan Militer dan Minta Bantuan Eropa untuk Padamkan Kebakaran Hutan Masif di Gironde

2026-07-25 17:12 WIB · aindari · 👁 1,2rb dibaca

Lebih dari 110.000 warga dievakuasi akibat kebakaran hutan yang menghanguskan 14.000 hektare lahan di wilayah barat daya Prancis, memaksa penutupan Bandara Bordeaux dan aktivasi mekanisme bantuan Uni Eropa.

Prancis menghadapi bencana kebakaran hutan berskala luar biasa di kawasan Gironde, wilayah barat daya negara itu. Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez menyatakan bahwa api telah melahap lebih dari 14.000 hektare lahan dan mengakibatkan evakuasi terhadap lebih dari 110.000 penduduk. Dalam pernyataannya kepada stasiun televisi TF1 pada Jumat (24/7) malam, Nunez menyebut peristiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya dan jauh melampaui skala kebakaran hutan yang melanda negara itu pada 2023.

Api pertama kali berkobar pada Selasa (21/7) di sekitar Teluk Arcachon, Gironde, lalu menyebar dengan cepat akibat tiupan angin kencang dan kondisi cuaca yang sangat kering. Dalam hitungan hari, kobaran api meluas hingga memaksa otoritas mengambil langkah-langkah darurat berskala besar, termasuk menutup Bandar Udara Bordeaux dan mengerahkan aset militer untuk mendukung operasi pemadaman.

Presiden Emmanuel Macron turut angkat bicara mengenai situasi ini. Melalui unggahan di platform media sosial X, Macron mengakui bahwa kondisi kebakaran hutan masih sangat mengkhawatirkan, khususnya di Gironde. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah Prancis telah mengajukan permintaan aktivasi Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa (UCPM) seiring terus meluasnya titik-titik api di berbagai wilayah negara tersebut.

Bantuan internasional pun mulai mengalir. Macron menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Prancis akan menerima dukungan pemadaman kebakaran melalui udara dari empat negara Eropa, yakni Kroasia, Portugal, Republik Ceko, dan Slovakia. Langkah ini menunjukkan betapa besarnya tekanan yang dihadapi Prancis dalam menangani bencana ini dengan sumber daya domestik semata.

Secara keseluruhan, Prancis tengah berjuang menghadapi 32 kebakaran hutan yang masih aktif secara bersamaan di berbagai penjuru negeri. Menurut laporan harian Le Figaro yang mengutip pernyataan Nunez, sejak awal tahun total lahan yang terbakar di seluruh Prancis telah mencapai lebih dari 50.000 hektare. Angka ini menegaskan bahwa musim kebakaran tahun ini menjadi salah satu yang paling destruktif bagi negara tersebut.

Penutupan Bandara Bordeaux dan pengerahan kekuatan militer menjadi penanda bahwa pemerintah Prancis memandang situasi ini sebagai krisis serius yang memerlukan respons luar biasa. Evakuasi massal terhadap lebih dari seratus ribu warga juga menjadi tantangan logistik tersendiri di tengah upaya pemadaman yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Tag: kebakaran hutan Prancis, Gironde, evakuasi massal, Uni Eropa, Emmanuel Macron